1. Home
  2. ยป
  3. Serius
27 April 2020 11:01

Viral kisah ibu peluk dan cium anak kecilnya yang positif corona

Petugas medis menjemput ibu dan kedua anaknya yang positif corona di kediamannya di Bogor. Farika Maula

Brilio.net - Belakangan ini viral video seorang ibu memeluk dan mencium anak kecilnya berulangkali di dalam mobil ambulans. Anaknya tersebut telah dipasangi infus oleh petugas medis yang menjemput dan mengenakan APD lengkap. Tak lama berselang, seorang pria yang diduga sang ayah menggendong anak lainnya ke dalam ambulans.

Ibu dan dua anaknya itu dijemput tim medis untuk menjalani perawatan dan isolasi karena positif terinfeksi virus corona.Kisah sedih ibu dan dua anaknya ini terjadi di Kabupaten Bogor.Mereka bertiga dinyatakan positif Covid-19.

BACA JUGA :
Dikarantina di rumah angker, warga Sragen nangis minta pulang


Suasana haru yang terekam dalam video berdurasi 2 menit 10 detik itu terjadi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 20 April 2020. Ibu dan kedua anaknya itu dibawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk menjalani perawatan.

foto: istimewa

BACA JUGA :
Curhat dokter positif corona sebelum meninggal ini bikin haru

Dikutip Liputan6.com, Kapolsek Cileungsi, Kompol Endang Kusnandar membenarkan video viral tersebut. Kompol Endang mengatakan, kejadian itu terjadi pada Senin (20/4) dini hari. Tim Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor beserta pihak kecamatan, Polri, dan TNI, mendampingi evakuasi tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, awalnya ketiga anak dari keluarga itu mengalami demam pada 14 April 2020. Suhu tubuh ketiga anak tersebut di atas 38 derajat Celcius. Ketiga anak itu pun dibawa ke rumah sakit pada 15 April 2020. Berdasarkan rontgen, terdapat peradangan paru dari ketiga anak itu. Tes darah pun memperlihatkan mereka terserang virus.

Pihak rumah sakit pun menawarkan agar ketiga anak itu diisolasi di rumah sakit rujuk sembari menunggu tes untuk memastikan positif corona atau tidak. Mengingat keadaan sang anak, sang suami meminta izin untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

foto: istimewa

Pada 16 April, sampel cairan tenggorokan sang ayah, ibu, dan ketiga anaknya pun diambil dan diperiksa di laboratorium RS Polri Jakarta. Keesokan harinya, petugas Puskesmas setempat mendapatkan telepon dari kepala dusun yang menyebut sang ibu mengalami sesak napas. Sang ibu dilarikan ke IGD RSUD Cileungsi untuk mendapakan perawatan. Setelah dilakukan rontgen, sang ibu mengalami pembengkakan jantung dan dipindahkan ke rawat inap di salah satu rumah sakit daerah.

Pada 20 April 2020, hasil laboratorium RS Polri keluar. Sang ayah dan anak pertama dinyatakan tak terdeteksi atau negatif. Sementara sang ibu serta anak kedua dan ketiga dinyatakan positif. Mereka pun dibawa ke RS Darurat Covid-19 Kemayoran Jakarta untuk menjalani perawatan pada 21 April 2020 sekitar pukul 00.30 WIB.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags