1. Home
  2. ยป
  3. Serius
6 Maret 2020 19:55

Kronologi pasien suspect Corona meninggal di RSPI Sulianti Saroso

"Yang meninggal ini hasilnya masih belum positif (corona)," kata Dirut RSPI. Nisa Akmala
Ilustrasi/foto HL: merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Brilio.net -

Satu orang pasien Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta meninggal pada hari ini, Jumat (6/3). Dia merupakan salah satu pasien suspect virus Corona(Covid-19) yang diisolasi di rumah sakit khusus penyakit infeksi itu atau dalam pengawasan.

BACA JUGA :
Viral tutorial tisu basah jadi pengganti masker, ini kata dokter


"Yang meninggal ini hasilnya masih belum positif (corona)," kata Dirut RSPI, Mohammad Syahril di RSPI Sulianti Saroso seperti dikutip brilio.net dari liputan6.com, Jumat (6/3).

Syahril juga mengungkapkan, pasien berusia 65 tahun tersebut sudah dalam kondisi parah saat dirujuk ke RSPI. "Masuk sudah dalam keadaan pakai ventilator. Sudah tua, hipertensi," ujarnya.

Selain itu, pihak rumah sakit juga mengatakan jika pasien yang meninggal belum positif Corona. "Yang meninggal masih dievaluasi dan belum dinyatakan hasilnya positif. Karena memang penyakitnya berat," tambahnya.

BACA JUGA :
Pasien positif Corona di Indonesia bertambah 2, total 4 orang

Sebelum masuk rumah sakit, pasien tersebut diduga melakukan kontak dengan anaknya yang baru pulang dari Singapura. Seperti diketahui, Singapura menjadi salah satu negara yang terjangkit virus dengan nama lain COVID-19 ini. "Iya, karena katanya ada riwayat anaknya dari Singapura," ungkap Syahril.

Lebih lanjut, anak dari pasien tersebut juga dalam pengawasan terkait Corona namun tidak menjalani perawatan tim medis. Jenazah pasien suspect Corona yang meninggal dunia itu telah diambil keluarga dan dikebumikan secara normal. Syahril menegaskan, jika pasien ternyata positif Corona, virus tak akan menular ke orang lain.

"Tidak. sudah habis berarti sudah selesai. Enggak menular sudah didisinfektan semua. Semua pasien yang sudah masuk isolasi, baik penanganan, perawatan itu sama, sampai dengan meninggal. Ketika dibawa (yang meninggal) enggak menular lagi," pungkasnya.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags