1. Home
  2. ยป
  3. Serius
26 September 2021 16:00

Kisah pilu guru hadapi kelas online yang selalu kosong, sempat syok

Di masa pandemi seperti ini, menjadi guru yang menjadi panutan semakin susah. Rizka Mifta
foto: pexels.com dan Twitter/@shameelsalleh

Brilio.net - Setiap pekerjaan memiliki tantangannya tersendiri. Begitu juga dengan menjadi seorang guru yang dihadapkan dengan berbagai kendala dalam proses pembelajaran. Terlebih lagi di masa pandemi saat ini, banyak penyesuaian yang harus dihadapi seorang guru saat mengajar kelas online. Mulai dari kendala dalam menyampaikan materi, hingga permasalahan komunikasi dengan para murid.

Seorang guru bahasa Inggris di Malaysia sampai dibuat kaget karena tak ada satupun murid yang hadir dalam kelas online. Dilansir brilio.net dari Siakapkeli.my pada Minggu (26/9), seorang pengguna Twitter @shameelsalleh menyampaikan curahan hati ibunya yang tidak memiliki murid. Kelas online itu tampak sepi, bahkan hanya ada sang guru di dalamnya. Pemandangan ini pun menjadi hal yang miris bagi sang putra.

BACA JUGA :
Asik piknik sambil bawa jajanan, cewek-cewek ini didatangi anak-anak


"Kasihan ibuku setiap membuka kelas. Bahkan pernah nggak sampai setengah yang masuk. Hari ini nggak ada," begitu ungkapannya dalam Twitter.

BACA JUGA :
Momen haru penjual sapu dapat rezeki nomplok, diberi uang hingga HP

Momen itu diketahui sang ibu membagikan potret dirinya di dalam kelas online. Kelas yang diadakan melalui aplikasi google meet itu tak satupun dihadiri oleh para muridnya. Melalui foto yang dikirimkan, guru bahasa Inggris itu pun menyampaikan kepada sang anak bahwa ia merasa terkejut melihat pemandangan yang kelas yang tidak dihadiri satupun murid.

"Kelasku pagi ini. Momy syok sendiri," begitu kata sang ibu.

foto: Twitter/@shameelsalleh

Pemandangan itu lantas tak hanya membuat sang anak merasa sedih. Usai diunggah dalam akun Twitter, banyak respons yang bermunculan dari para warganet. Banyak yang menyoroti kejadian pilu yang dihadapi guru wanita itu. Meskipun di masa pandemi, dinilai sudah seharusnya seorang murid menghargai guru di kelasnya.

Di sisi lain, respons positif bermunculan. Banyak yang memberikan semangat dan mengajukan diri untuk menjadi murid guru tersebut. Melihat tanggapan warganet, @shameelsalleh mengutarakan rasa terharunya.

foto: Twitter/@shameelsalleh

"Kenapa berani anak sekolah nggak masuk kelas.." begitu respons @maktiri_

"Anak-anak saat ini kurang memiliki kesadaran untuk ikut kelas," kata @rashidxtwt

"Izinkan aku ikut kelas ibumu lai kali," sebut @itshercha.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags