1. Home
  2. ยป
  3. Serius
3 Maret 2020 11:05

Waspada Corona, Dinkes DIY siapkan 2 RS rujukan penanganan

Dua rumah sakit itu yakni, RSUP Dr Sardjito dan RSUD Panembahan Senopati. Dwiyana Pangesthi

Brilio.net - Virus Corona yang menewaskan puluhan orang di Wuhan China, kini telah menginfeksi dua warga Negara Indonesia. Segala elemen pemerintah pun telah meningkatkan dan berkoordinasi untuk menangani dan mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Mulai dari peningkatan pemeriksaan di bandara hingga penyediaan rumah sakit untuk pasien yang terjangkit virus Corona.

Salah satunya dilakukan Dinkes Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang kini telah menyiapkan dua rumah sakit sebagai rujukan penanganan dan pengawasan pasien terpapar Corona. Dua rumah sakit itu yakni, RSUP Dr Sardjito dan RSUD Panembahan Senopati.

BACA JUGA :
Begini reaksi Menkes terkait sindiran negara lain soal Corona


Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaning Astutie menerangkan pihaknya juga akan menyiapkan rumah sakit umum daerah sebagai rumah sakit pemantau.

"Rumah Sakit rujukan ada 2 (RSUP Sardjito dan RSUD Panembahan Senopati). Itu yang rujukan pengawasannya. Tapi akan kita minta rumah sakit pemerintah untuk siap menjadi (rumah sakit) pemantau," ujar Pembajun dikutip brilio.net dari merdeka.com, Selasa (3/3).

Pembajun menerangkan Dinas Kesehatan DIY akan memanggil RSUD untuk menggelar rapat. Nantinya akan dibahas tentang kesiapan sarana dan prasarana untuk menangani virus Corona.

BACA JUGA :
Positif Corona, Bandara Husein Sastranegara perketat pemeriksaan

"Besok kita akan panggil rumah sakit daerah untuk melihat kesiapan seperti sarana dan prasarananya. Kalau belum lengkap kita minta Bupati dan Walikota mendukung itu (kelengkapan dan kesiapan sarana prasarana rumah sakit daerah). (Bupati dan Walikota) Agar melengkapinya," ungkap Pembajun.

Pembajun meminta agar masyarakat tak perlu panik atas isu virus Corona. Pembajun menyarankan agar masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona.

"Sekarang yang harus kita edukasi adalah masyarakat. Pertama, tidak usah panik, kemudian kalau memang punya kekhawatiran itu (sebaran virus Corona), ya batasi untuk hadir di pertemuan-pertemuan yang melibatkan banyak orang, tetap terapkan perilaku cuci tangan dan memperhatikan etika saat batuk," ungkap Pembajun.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags