1. Home
  2. ยป
  3. Serem
17 Maret 2016 00:07

Tak disenangi keluarga tiri, Isabel merasa ada yang incar nyawanya

Hanya Isabel yang jadi sasaran, saudara Isabel lainnya tidak jadi incaran. Karina Ayu Pradita

Brilio.net - Idealnya dalam satu keluarga tercipta kerukunan di antara saudara. Hal tersebut menjadi salah satu pondasi utama untuk menuju keharmonisan dan ketenangan di dalam rumah. Namun apa jadinya bila antar saudara justru saling membenci? Seperti yang dialami Isabel (26). Perempuan yang tinggal di Kayen, Kaliurang, Yogyakarta ini tak memiliki hubungan harmonis dengan saudara tirinya, anak dari ayah tirinya yang tinggal di Samirono, Yogyakarta.

"Beberapa hari lalu, di rumah Kayen, saya dan ibu mertua mendengar palu godam, seperti ada yang mencoba membuka selaput pelindung rumah," ujar Isabel kepada brilio.net melalui layanan story telling bebas pulsa ke 0-800-1-555-999, Rabu (16/3).

Tanpa pikir panjang, Isabel lalu bertanya dengan saudaranya yang ada di Bandung, Jawa Barat, yang bernama Opa Hen. Isabel masih tak mengerti saudara tirinya tersebut tega bermain klenik hanya untuk mencelakainya.

"Awalnya, saya nggak bisa memaafkan mereka. Tapi saat pengakuan dosa, saya sudah mengakui ke Romo dan Tuhan Yesus tentang kemarahan saya. Dan saya berusaha memaafkan saudara tiri saya itu. Saya juga sadar bahwa kalau saya masih saja dendam, itu justru menutup pintu rezeki saya," kisahnya.

Kejadian demi kejadian yang dialami Isabel membuatnya lelah untuk berpikir. Baik fisik maupun mentalnya terasa sakit. Isabel heran, mengapa saudara tirinya tersebut hanya mengincarnya yang tinggal di Yogyakarta. Sementara saudara Isabel lainnya yang tinggal di luar Yogayakarta tidak jadi sasaran. Isabel sempat berpikir apakah ia harus pergi drai Yogyakarta.

"Tapi saya segera mengurungkan niat untuk pergi dari Yogya, karena sepeninggal ayah mertua saya, ada dua orang yang saya harus lindungi dari kekejaman saudara tiri saya, yakni suami saya dan ibu mertua saya," ujarnya lagi.

"Saya tak habis pikir. Saya ini hanya anak yatim piatu. Saya tidak punya harta. Saya berpikir, mengapa dengan keadaan saya yang seperti ini, saya masih saja disakiti," pungkasnya.

Cerita ini disampaikan oleh Isabel melalui telepon bebas pulsa brilio.net di nomor 0-800-1-555-999. Semua orang punya cerita. Ya, siapapun termasuk kamu punya kisah tersembunyi baik cerita sukses, lucu, sedih, inspiratif, misteri, petualangan menyaksikan keindahan alam, ketidak beruntungan, atau perjuangan hidup yang selama ini hanya kamu simpan sendiri. Kamu tentu juga punya cerita menarik untuk dibagikan kepada kami. Telepon kami, bagikan ceritamu!


SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags