1. Home
  2. ยป
  3. Selebritis
4 Mei 2020 10:56

6 Lagu hit dan rekam jejak Tere yang kini sudah hijrah

Tere mengakui bahwa memakai hijab bukan perkara gampang Aliftya Amarilisya

Brilio.net - Lama tak muncul ke publik, penyanyi Theresia Ebenna Ezeria Pardede alias Tere kini kembali dengan kabar yang menarik perhatian. Kepada publik, perempuan kelahiran 1979 tersebut mengatakan bahwa dirinya telah berhijrah.

Dalam sesi wawancara khusus via aplikasi Skype, Tere menceritakan perjalanan spiritualnya selama bertahun-tahun. Diketahui, ia ternyata telah menjadi mualaf pada tahun 2000.

BACA JUGA :
8 Momen seru Andrea Dian usai sembuh dari Covid-19


Kepada Liputan6, ia mengakui bahwa memakai hijab bukan perkara gampang. Pasalnya, beberapa kali Tere merasa stuck alias mentok kemudian belajar lagi dari awal hingga sampai di fase yang sekarang.

Lepas dari itu, Tere sendiri telah melewati banyak fase kehidupan dan jatuh bangun dalam kariernya. Adapun salah satu lagu ciptaannya yang terkenal ialah Aku Wanita yang dinyanyikan oleh Reza Artamevia.

Selain itu, terhitung hingga kini Tere telah merilis sejumlah album yang bisa dibilang sukses. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut sejumlah lagu hit yang turut melambungkan nama Tere di jagat hiburan Tanah Air, seperti dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Senin (4/5).

BACA JUGA :
9 Potret Jordan, keponakan Thomas Djorghi yang curi perhatian

1. Sendiri (1999).

foto: liputan6.com


Lagu ini merupakan kolaborasi Bebi 'Romeo' sebagai pencipta lagu dan Ahmad Dhani (menulis lirik). Dua tahun setelah lagu ini muncul di album kompilasi '10 Fresh Hit Nah!', Tere merilis album debut di mana 'Sendiri' menjadi single kedua dan meledak di pasar.

2. Kesepian Kita (2001).

foto: liputan6.com


Setelah sukses dengan album mini 4 Through The Sap (1993) yang legendaris, Pas Band menemukan momentum kembali lewat album bersampul hitam, Ketika (2001). Album itu memfiturkan hit besar Kesepian Kita yang dinyanyikan duet dengan Tere.

Melambungnya Kesepian Kita disertai kabar dari balik layar. Konon sebelum bertemu Tere, muncul wacana Kesepian Kita dibawakan duet dengan Sophia Latjuba atau Vonny Cornelia. Beda label membuat wacana ini mengendap. Tere terpilih, kariernya melesat.

3. Awal Yang Indah (2001).

foto: liputan6.com


Pada semester kedua tahun 2001, ia merilis album berisi 9 lagu bertajuk Awal Yang Indah. Lagu yang dijadikan unggalan pertama, Awal yang Indah karya Eka Vandela dan Tere. Tembang ini merajai ratusan tangga lagu radio swasta.

Tere meraih plakat platinum lantaran album ini terjual lebih dari 200 ribu kaset. Tak hanya itu, Tere dinominasikan sebagai The Rocketeer (pendatang baru tersukses) di ajang Clear Top 10 Awards 2002. Namanya bersanding dengan Ari Lasso, Rio Febrian, T-Five, dan Melly-Eric.

4. Mengapa Ini Yang Terjadi (2003).

foto: liputan6.com

Usai sukses dengan Awal Yang Indah yang diproduseri Ahmad Dhani, Tere melepas album kedua, Sebuah Harapan. Album ini menampilkan hit Mengapa Ini Yang Terjadi karya Budi Bidhun dan Tere sendiri.

Dinyanyikan duet dengan Valent, kekuatan lagu ini terletak pada lirik puitis tentang hubungan yang terganjal perbedaan. Susunan nada yang melodius membuat nomor ini mudah dicintai publik. Sebuah Harapan mengantar Tere meraih plakat platinum kali kedua.

5. Aku Patut Membenci Dia (2003).

View this post on Instagram

A post shared by Annisa Theresia Ebenna Ezeria (@teretorial) on


Lagu ini meledak lantaran diduga sebagai jawaban untuk lagu Ahmad Band, Aku Cinta Kau Dan Dia. Intrepretasi Tere di lagu ini terasa dalam. Aku Patut Membenci Dia dibuat Ricky 'Five Minutes', sementara liriknya digarap Tere.

6. Dosa Termanis (2005).

foto: liputan6.com


Awal yang Indah dan Sebuah Harapan menampilkan citra Tere yang identik dengan warna hitam, putih, dan biru. Semimonokrom. Citra itu mendadak berubah menjadi warna-warni di album ketiga, Begitu Berharga.

Mengandalkan single Dosa Termanis karya Dewiq, lagu ini bertutur perselingkuhan yang berakhir dengan kesadaran adanya bahaya di balik hubungan terlarang. Suara Tere yang terdengar bergetar di lagu ini menandakan penghayatannya makin matang sebagai pencerita.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags