1. Home
  2. ยป
  3. Personal Finance
6 Januari 2022 18:25

7 Cara mengatur keuangan pribadi, cocok untuk anak muda

Sebelum masalah finansial semakin menumpuk, lebih baik benahi satu per satu dari hal yang sederhana dan melanjutkan ke tahap berikutnya. Shofia Nida
foto: freepik.com

Brilio.net - Masalah keuangan seringkali menjadi masalah utama bagi setiap orang. Namun, kebingungan sering terjadi pada anak muda yang baru menikmati hasil pekerjaan pertamanya. Hal ini biasanya ternyata pada seseorang yang belum memiliki banyak tanggungan, seperti cicilan dan sebagainya, sehingga gajinya hanya digunakan untuk foya-foya.

Penghasilan sebanyak apa pun tidak akan menjamin kesejahteraan hidup jika seseorang tidak mengatur keuangan pribadi dengan baik. Meski awalnya tidak merasa kesulitan, lambat laun orang yang memiliki pola pikir seperti itu pasti mengalami kendala keuangan.

BACA JUGA :
5 Cara mendapatkan saldo PayPal, bisa pakai aplikasi


Ya, seiring bertambahnya umur dan berkembangnya zaman, kebutuhan seseorang pasti akan lebih beragam. Untuk itu, kamu harus pandai mengatur keuangan sejak muda. Sebelum masalah finansial semakin menumpuk, lebih baik benahi satu per satu dari hal yang sederhana dan melanjutkan ke tahap yang berikutnya.

Untuk melakukannya, mari mulai dengan cara yang sederhana sebelum ke tahap yang lebih sulit. Berikut tujuh cara mengatur keuangan pribadi, dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (6/1).

1. Catat keuangan pribadi.

BACA JUGA :
5 Cara mendapat modal usaha dari pemerintah, cocok untuk UMKM

foto: freepik.com

Kegunaan catatan pribadi sangatlah banyak. Cara ini merupakan cara dasar yang bisa kamu lakukan untuk mulai mengatur keuangan pribadi dengan baik. Jika cara ini konsisten kamu lakukan, maka keuangan pribadi akan tertata dengan baik dan tidak berantakan.

Fungsi dari catatan keuangan pribadi adalah untuk melacak ke mana saja kamu membelanjakan penghasilan yang didapatkan. Selain itu kamu bisa mengetahui pengeluaran apa saja yang bisa kamu kurangi (jika itu tidak terlalu perlu) yang hanya membuat nominal pengeluaran bertambah.

2. Tetapkan tujuan keuangan.

foto: freepik.com

Selanjutnya kamu harus memutuskan apa yang ingin dicapai. Apakah ingin menabung untuk masa pensiun, liburan, pendidikan perguruan tinggi anak, mobil baru, bahkan melunasi semua utang, atau apa pun itu.

Luangkan waktu untuk mengidentifikasi tujuan keuangan kamu entah besar atau kecil, dan tulislah. Kemudian, pikirkan tentang bagaimana kamu akan mencapai tujuan tersebut.

Rencana keuangan dapat membantu bersiap-siap untuk pengeluaran besar apa pun dengan sedikit kekhawatiran. Jika meluangkan waktu untuk menanam benih demi masa depan dengan membuat rencana dengan tujuan yang jelas dan garis waktu yang spesifik, kamu akan menuai hasilnya bertahun-tahun kemudian.

3. Buat anggaran bulanan.

foto: freepik.com

Untuk membuat anggaran bulanan, ada formula yang bisa kamu gunakan yaitu 40 - 30 - 20 - 10, maksudnya adalah 40 persen pendapatan untuk biaya pengeluaran sehari-hari, seperti biaya tagihan bulanan hingga keperluan belanja bulanan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kemudian 30 persen pendapatan untuk membayar cicilan utang apabila memiliki utang. Selanjut, 20 persen pendapatan untuk menabung atau investasi demi finansial yang baik di masa depan. Dan 10 persennya lagi bisa kamu alokasikan untuk donasi seperti zakat.

4. Buat dana darurat dari tabungan.

foto: freepik.com

Dana darurat adalah dana yang amat penting untuk mengantisipasi keadaan darurat atau urgen sehingga tidak memengaruhi kondisi keuanganmu.

Dalam hidup tentu akan banyak kejadian atau musibah di luar dugaan yang mungkin terjadi, sehingga kamu harus memiliki dana darurat. Dana darurat bisa kamu dapatkan dari dana yang kamu kumpulkan di tabungan atau investasi.

5. Lacak pengeluaran.

foto: freepik.com

Lacak segala pengeluaran selama periode satu bulan, mengetahui ke mana uang pergi dapat membantu melukiskan gambaran yang jelas tentang kebiasaan pengeluaran kamu.

Apakah kamu menghabiskan terlalu banyak untuk hal-hal tak terduga dan tidak penting? Melihat angka-angka sulit mungkin menunjukkan bahwa hal-hal kecil benar-benar bertambah.

Pada akhir bulan, kamu harus memiliki gagasan yang lebih baik tentang di mana uang habis dan di mana kamu dapat menguranginya.

6. Segera bayar utang atau cicilan (jika ada).

foto: freepik.com

Jika kamu memiliki utang atau cicilan bulanan seperti cicilan motor, uang kontrakan dam lain sebagainya, utamakan untuk membayar dan melunasi hutang serta cicilan tersebut. Karena jika kamu mengabaikan hal tersebut, maka itu akan menjeratmu di kemudian hari. Dan akhirnya akan mengganggumu dalam mengatur keuangan pribadi.

7. Hindari utang konsumtif.

foto: freepik.com

Utang konsumtif merupakan pinjaman untuk membeli barang yang nilainya terus menurun di masa depan dan tidak menghasilkan keuntungan. Misalnya, kamu berutang untuk membeli baju, tas, atau topi demi gaya hidup yang terlihat mewah, namun hal tersebut tidak memberikan penghasilan untukmu. Jika kamu terus melakukan utang konsumtif, maka hal itu hanya akan membuat keuanganmu semakin tipis. Jadi, belilah sesuatu yang kamu butuhkan saja ya!

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags