1. Home
  2. ยป
  3. Olahraga
16 November 2019 09:57

Tim e-sport Indonesia akan tanding di AWC 2019 Shanghai

Atlet e-sport Indonesia semakin bermunculan dan berani go internasional. Syifa Fauziah

Brilio.net - Perkembangan game online di Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya. Bahkan masyarakat sudah mulai mengenal bahwa game dapat dijadikan sebagai cabang olahraga.

Selain itu nama-nama atlet e-sport Indonesia juga semakin bermunculan dan berani go internasional. Jika sebelumnya mereka hanya seperti katak dalam tempurung karena hanya berani berkiprah di Indonesia saja. Pendapatan dari turnamen-turnamen internasional tentunya lebih banyak dibanding dengan turnamen lokal Indonesia.

BACA JUGA :
eSports, olahraga atau sekadar kompetisi game? Ini jawabannya


Beruntungnya, saat ini banyak pihak yang mewadahi. Para atlet e-sport ini untuk terus menunjukan bakatnya ke ajang internasional. Seperti halnya dengan PT Megaxus Infotech (Megaxus), perusahaan game terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, kembali memberikan kabar baik bagi para atlet e-sport Indonesia.

Tahun 2019 ini Megaxus kembali akan mengirimkan perwakilan dari Indonesia untuk bertanding di kompetisi e-sport tingkat internasional, Audition World Championship 2019 (AWC 2019). Event ini akan diadakan pada 30 November 2019 di Shanghai, China.

Audition World Championship 2019 Shanghai merupakan ajang bergengsi bagi para atlet Audition AyoDance untuk berjuang mengharumkan nama bangsa, dan memperebutkan total hadiah sebesar USD 30.000. Total ada 7 negara yang akan bertanding di Shanghai, yaitu Indonesia, China, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Taiwan, dan Peru.

Seperti diketahui, Audition AyoDance adalah sebuah PC online game bertema rhythm and dance yang diluncurkan Megaxus di Indonesia sejak tahun 2007 dan tetap memiliki komunitas setia sampai saat ini.

Sebagai rangkaian kompetisi ini, sebelumnya Megaxus telah selesai menggelar Kualifikasi Nasional Audition World Championship 2019 pada Oktober 2019 untuk memilih perwakilan dari Indonesia. Kualifikasi Nasional Audition World Championship 2019 dibagi menjadi beberapa babak, yaitu Penyisihan Online tanggal 12-13 Oktober 2019, Penyisihan On the Spot dan Babak Final pada 19 Oktober di Gamer Village, Bekasi Cyber Park.

BACA JUGA :
5 Musisi ini punya tim eSports, ada dari Indonesia

Jumlah peserta Penyisihan Online sebanyak 86 tim (258 peserta) dan peserta Penyisihan On The Spot sebanyak 94 tim (282 peserta). Adapun total hadiah yang diperebutkan di babak Kualifikasi Nasional ini sebesar Rp 33.000.000 + tiket pesawat dan akomodasi ke Shanghai untuk keenam perwakilan Indonesia.

Dari Kualifikasi Nasional Audition World Championship 2019 tersebut, terpilih 6 atlet yang akan menjadi wakil Indonesia di Audition World Championship 2019 Shanghai. Keenam pemenang Kualifikasi Nasional tersebut secara berurutan dari Juara 1 sampai Juara 6 adalah: Arie Priambodo (nickname: Acil), Leonard Eka Putra (nickname: Arvfunk), Julian Nur Pratama (nickname: Juwiyan), Daud Dwisaputra Gunawan (nickname: Carlz), Fadli Sahid Hermansyah (nickname: Blackpearl), dan Lukas Lie (nickname: Kyly).

Ini adalah tahun ketiga bagi Fadli Sahid Hermansyah kembali terpilih menjadi salah satu perwakilan Indonesia. Pada tahun 2017 ia juga mewakili Indonesia dan berhasil menjadi Juara 1, dan tahun 2018 ia harus puas menjadi Juara 5 di kompetisi internasional Audition World Championship.

"Dukungan yang kami berikan menjadi bentuk apresiasi kami terhadap dedikasi dan totalitas para atlet e-Sport Audition AyoDance. Kami harap Tim Indonesia bisa memberikan yang terbaik di Shanghai dan kembali keluar sebagai Juara," tutup Eva.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags