1. Home
  2. ยป
  3. News
3 Juni 2015 16:36

Cerita dalang cilik, tak pakai upah mendalang untuk kesenangan pribadi

Demi mengasah kemampuannya mendalang, Firdan rela menempuh jarak puluhan kilometer untuk belajar kepada dalang kenamaan Mbah Nyoto Doroampel. Erina Wardoyo

Brilio.net - Firdan Tauladan tak pernah menyangka jika dari kegemarannya melihat wayang kulit bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Di usianya yang masih belia, Firdan sudah keliling dari desa ke desa untuk menjadi dalang cilik di sejumlah pentas hajatan. Dari pentas tersebut juga, Firdan mampu mengumpulkan uang untuk membantu perekonomian keluarganya.

"Kalau untuk manggung sejauh ini sudah 10 kali lebih, ya ke hajatan orang-orang begitu seperti acara desa, pernikahan dan lain-lain," ungkap Firdan kepada brilio.net, Rabu (3/6). "Biasanya sekali manggung saya dapat Rp 2 juta."


Firdan tak pernah menggunakan uang tersebut untuk kesenangan pribadinya karena langsung diberikan kepada orangtuanya. "Ya buat bantu-bantu keluarga lah karena ayah saya cuma tukang servis lampu dan ibu di rumah saja," lanjut siswa kelas VII ini.

Demi mengasah kemampuannya dalam mendalang, Firdan rela menempuh jarak puluhan kilometer untuk belajar kepada salah satu dalang kenamaan Mbah Nyoto Doroampel setiap Jumat. Apalagi tahun depan Firdan akan mengikuti kejuaraan dalang cilik se-Provinsi Jawa Timur. Bocah berumur 13 tahun ini semakin intensif latihannya, setiap hari dia berlatih usai pulang sekolah.

Meski begitu, saat ditanya apa cita-citanya saat besar nanti, Firdan menjawab tak hanya ingin menjadi dalang saja. "Kata ayah saya disuruh belajar rajin biar jadi kepada desa atau bupati begitu. Kan kalau jadi pejabat bisa mendalang juga sambil memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat," Harap Firdan.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags