1. Home
  2. ยป
  3. News
13 November 2015 23:01

5 Elemen yang bikin lawan jenis terpesona ke kamu

Orang boleh bilang fisik bukan hal utama dalam jatuh cinta, tapi tak dipungkiri cinta datang dari mata turun ke hati. Agustin Wahyuningsih

Brilio.net - Daya tarik secara fisik mungkin sudah menjadi hal basi. Tapi studi menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tersembunyi secara ilmiah dari sex appeal atau daya tarik seksual (secara lahiriah).

Orang boleh bilang fisik bukan hal utama dalam jatuh cinta, tapi tak dipungkiri cinta datang dari mata turun ke hati. Siapa pun pasti suka melihat orang dengan penampilan rapi, bersih, cakep, dan beraura semangat. Ngaku deh, kamu pasti malas sama orang yang dari fisiknya saja sudah jorok dan amburadul, ya kan?

BACA JUGA :
7 Perasaan ini mungkin kamu rasakan kalau tahu mantanmu menikah, duh!


Nah, biar kamu semakin menawan di mata orang lain, termasuk gebetan kamu, perhatikan lima elemen yang dikutip brilio.net dari OPRAH, Jumat (13/11) berikut ini.

1. Bau

BACA JUGA :
Saat pacar kamu nangis, cowok haram tanyakan 8 hal ini

foto: giphy.com
Karl Grammer dan Elizabeth Oberzaucher adalah dua orang peneliti yang melakukan studi bagaimana aroma seseorang memengaruhi daya tarik seksual, menemukan bahwa ketika wanita dalam masa ovulasi, mereka memproduksi pheromones yang disebut copulins. Copulins memiliki aroma yang berbeda dan khas bagi wanita. Kalau pria mencium bau copulins ini, maka kadar testosteronnya meningkat. Akibatnya pria mengeluarkan androstenone, yakni bau yang menjauhkan wanita yang tidak berovulasi.

Laura Berman, dokter terapis seks mengatakan, ilmu pengetahuan dan evolusi memainkan peran yang lebih besar daripada yang pernah orang pikirkan. "Kita bisa membedakan 10.000 aroma berbeda secara sadar. Tapi kemudian ada bagian ketidaksadaran tentang aroma yang membuat kita bahkan tak menyadari bahwa kita berbau," terang Berman.

Dalam sebuah studi terbaru, Berman menyatakan peneliti mengamati wanita yang mencium bau kaus pria. Para wanita paling tertarik kepada kemeja pria yang memiliki Major Histocompatability Complexes (MHC) dari mereka. MHC adalah kumpulan gen yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

"Kita tidak sadar ingin berpasangan dengan seseorang yang memiliki perbedaan sistem kekebalan tubuh dengan kita. Hal ini membantu kelangsung hidup anak cucu kita," lanjutnya.

2. Suara

foto: giphy.com
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gordon Gallup, seorang profesor State University of New York Albany, Amerika Serikat, meminta 10 pria untuk menilai daya tarik dari 10 suara wanita. Beberapa klip audio berasal dari wanita yang sama pada waktu yang berbeda selama siklus menstruasi. Selama ovulasi, wanita memproduksi lebih banyak estrogen yang meningkatkan nada suara mereka.

Secara umum pria mengatakan mereka lebih suka pada suara bernada tinggi, sebuah indikasi tidak sadar yang mengarah pada kesuburan. "Ketika wanita dalam pertengahan siklus, ketika mereka dalam kondisi paling subur, paling mungkin untuk hamil, suara mereka dinilai lebih menarik secara signifikan," ungkap Gallup.

3. Fitur wajah

foto: giphy.com
Terkadang kamu bisa menyebut orang cantik, jelek, atau tidak keduanya, sampai akhirnya bilang cantik itu relatif. Nah, psikolog Lisa DeBruine dari University of Aberdeen di Skotlandia akan membantumu lepas dari kebingungan ini.

DeBruine mengatakan, wajah wanita menjadi lebih menarik bagi pria ketika wanita itu sedang berovulasi. "Kami berpikir bahwa wanita mungkin terlihat sehat dan bercahaya saat berovulasi," ujarnya.

Kalau pendapat Kendra Schmid, seorang dokter sekaligus asisten profesor biostatistik di University of Nebraska Medical Center, Amerika Serikat, mengatakan ada persamaan untuk wajah 'sempurna'. Dia menggunakan 29 pengukuran yang berbeda untuk menentukan daya tarik seseorang dari skala 1-10. Schmid mengatakan, rasio panjang wajah dengan lebar wajah seharusnya 1:6, yang disebut sebagai rasio emas.

Wajah yang disebut paling 'sempurna' menurut Schmid adalah wajah Brad Pitt. Ukurannya 9,3 dari skala 1-10. Namun, kebanyakan orang menduduki skala 4 sampai 6. "Tidak pernah ada orang yang sempurna. Tapi kalau kamu orangnya, kami mencarimu," pungkas Schmid.

Jadi, setuju dong, cantik atau ganteng itu relatif berdasarkan seleramu sendiri-sendiri?

4. Stabilitas keuangan

foto: giphy.com
Sebuah penelitian mencoba menguji partisipan wanita untuk melihat wajah pria yang dia sendiri tak tahu apa-apa tentang pria itu dan mengukur tingkat daya tariknya dari skala 1-10. Lantas, para wanita ini disuguhi kembali wajah pria yang sama tapi dengan dipasangkan bersama penghasilannya.

Hasilnya menunjukkan ketika seorang pria memiliki pendapatan banyak, seorang wanita akan menilai pria itu memiliki daya tarik lebih tinggi ketimbang saat menilai pria yang sama tapi jika penghasilannya sedikit.

Berman mengatakan, hal ini tidak membuktikan bahwa perempuan itu matre. "Hal ini kembali lagi ke evolusi. Ketika kami memiliki bayi yang sangat bergantung pada kami, kami tidak bisa mengurus diri sendiri dan banyak hal lain, jadi kami mencari orang yang memiliki status sosial tinggi, yang merupakan pekerja keras dan menafkahi kami lebih," ujarnya.

5. Ciuman

foto: giphy.com
Berman menyatakan, ciuman menentukan hubungan berlanjut atau tidak. Menurutnya ada sekitar 66% wanita memutuskan tak melanjutkan hubungan dengan pria saat ciuman pertama yang mereka dapatkan buruk. Ciuman adalah cara kamu merasakan bau pasanganmu. Ciuman melibatkan semua indera, lho, mulai dari peraba, penciuman, pencecap, penglihatan, dan pendengaran. Semua ini untuk mendapatkan rasa sensualitas.

Berman menambahkan bahwa saat pria dan wanita sudah dalam tahap resmi berhubungan, ciuman merupakan indikator kebahagiaan. "Ternyata pasangan yang berciuman dan berpelukan teratur, delapan kali lebih mungkin untuk memiliki tingkat stres dan depresi yang rendah ketimbang pasangan yang tidak melakukannya. Kamu sendiri bisa melakukan minimal ciuman 10 detik setiap hari," tandas Berman.

Hmmm... jadi, mana daya tarikmu yang menonjol?

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags