1. Home
  2. ยป
  3. Life
11 Agustus 2015 16:03

Penelitian: Banyak anak banyak virus

Dalam penelitiannya, Carrie hanya fokus dengan virus yang mengganggu organ pernafasan. Sabar Artiyono

Brilio.net - Serumah dengan anak kecil mulai dari adik, keponakan, dan sepupu yang masih anak-anak memang seru. Selain memberikan keceriaan dan keramaian, suasana rumah juga semakin bahagia. Akan tetapi hal ini sangat terbalik dengan kondisi kesehatan. Sebuah studi mengungkap bahwa semakin banyak anak di sebuah rumah maka semakin banyak pula virusnya, sebagaimana dikutip brilio.net dari NBC News, Selasa (11/8).

Penelitian ini dilakukan oleh ahli dari Fakultas Kedokteran University of Utah bernama Carrie Byiington. Dalam risetnya Carrie membandingkan jumlah bakteri di rumah yang dihuni seorang diri dan rumah yang banyak dihuni oleh anak-anak bersama orangtuanya. Penelitian ini dilakukan antara tahun 2009-2010. Jumlah keluarga yang terlibat dalam riset ini adalah 105 dengan jumlah rumah sebanyak 26.

BACA JUGA :
Anak pertama ternyata dianggap lebih pintar daripada adik-adiknya


Carrie menemukan bahwa orang yang tidak tinggal dengan anak-anak terinfeksi virus selama tiga minggu atau satu bulan dalam setahun. Jika seseorang tinggal bersama seorang anak, maka bisa terinfeksi virus selama 18 minggu dalam setahun. Jumlahnya bisa meningkat hingga 45 minggu per tahun jika seseorang tinggal bersama dengan enam anak.

Dalam penelitiannya, Carrie hanya fokus dengan virus yang mengganggu organ pernafasan. Ada 16 virus yang diteliti oleh Carrie dalam studinya. Empat virus di antaranya adalah rhinoviruses, coronaviruses, influenza, dan metapneumovirus. Setiap minggunya, para responden diuji di dalam labnya untuk mengetahui virus apa saja yang dapat dideteksi dari tubuhnya.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags