1. Home
  2. ยป
  3. Kesehatan
15 Januari 2017 07:10

Ini bahaya yang perlu kamu tahu jika berdarah saat sikat gigi

Biasanya hanya berpikir soal peradangan gusi. Irwan Khoiruddin

Brilio.net - Hingga saat ini masih banyak yang menganggap bahwa gusi berdarah disebabkan oleh peradangan gusi. Namun ternyata gusi berdarah bisa menjadi pertanda akan adanya penyakit.

Dan berikut beberapa penyakit yang kemungkinan dialamimu jika mengalami kejadian berdarah saat menyikat gigi, disarikan dari sejumlah sumber.

BACA JUGA :
Ini alasan kenapa gigi susu nggak boleh kamu buang setelah copot


1. Penyakit Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP).



foto: earthtimes.org

Ini adalah penyakit kelainan autoimun spesifik yang memengaruhi jumlah trombosit atau platelet yang berfungsi membantu bekuan darah. Oleh karena itu, penderita ITP akan mudah memar atau berdarah secara berlebihan pada gusi, hidung, air seni, usus dan lainnya.

BACA JUGA :
Malas menyikat gigi, tunas jambu biji tumbuh di mulut pria ini, duh!

Penderita ITP berat sebaiknya menghindari aktivitas fisik yang berisiko menyebabkan perdarahan atau memar, membatasi konsumsi alkohol, menghentikan pemakaian obat-obatan seperti aspirin dan ibuprofen.

2. Leukimia.



foto: penyakitleukemia.com

Leukimia adalah penyakit kanker yang menyebabkan sel darah putih menjadi ganas, dan diproduksi secara berlebihan di dalam sumsum tulang. Sebanyak 25% kejadian leukimia pada anak memiliki gejala awal peradangan gusi atau gingivitis.

Masuknya sel-sel leukimia ke dalam gusi menyebabkan gusi meradang dan menurunkan kemampuannya untuk melawan infeksi, sehingga gusi menjadi mudah berdarah. Perdarahan akan berlanjut sampai beberapa menit, karena darah tidak membeku secara normal.

3. Hemofilia.



foto: mediskus.com

Darah pada penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal, dan berjalan lambat. Kondisi ini ditandai dengan perdarahan spontan yang berat serta nyeri sendi yang menahun. Hemofilia banyak terjadi pada laki-laki. Sedangkan wanita hanya menjadi pembawa sifat (carrier). Hemofilia ringan menyebabkan darah lama membeku setelah cabut gigi, operasi atau saat terkena trauma yang minimal.

4. Kelainan Faktor Pembeku Darah VII.

Kelainan ini menyebabkan fibrin bekuan darah tidak terbentuk dengan kuat, sehingga perdarahan sulit dan lama berhenti. Kelainannya bisa berupa kurangnya produksi faktor VII atau adanya penyebab yang mengganggu faktor VII. Faktor VII adalah protein yang diproduksi pada hati memiliki peran penting dalam proses pembekuan darah.

5. Penyakit Von Willebrand.



foto: morphostlab.com

Faktor Von Willebrand (VWF) adalah protein yang membantu platelet berkumpul dan membeku. Jika kadar VWF dalam darah rendah, platelet tidak akan berfungsi dengan normal sehingga memperpanjang masa perdarahan. Penyakit ini ditandai dengan mudah memar, perdarahan hidung, gusi dan menstruasi yang berlebihan.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags