1. Home
  2. ยป
  3. Kesehatan
21 September 2020 15:43

13 Manfaat daun mint bagi kesehatan, mengobati flu hingga kanker

Salah satu bahan ramuan kuliner tertua ini memiliki kandungan antioksidan kuat. Shofia Nida
foto: freepik

Brilio.net - Daun mint memiliki sensasi mendinginkan yang biasanya dijadikan campuran minuman segar, atau bahkan dimasukkan ke dalam produk-produk kecantikan. Tak sedikit produk kecantikan yang menggunakan daun minta, seperti handbody, lulur, ataupun sampo. Sensasi yang mendinginkan ini dapat memberikan kesan sejuk atau segar ketika kita mengonsumsinya atau pun memakainya sebagai produk perawatan tubuh.

Daun mint adalah salah satu ramuan kuliner tertua yang banyak digunakan oleh masyarakat di penjuru dunia sejak lampau. Sifat obatnya yang luar biasa membuatnya menjadi salah satu tumbuhan paling umum dikenal dan digunakan.

BACA JUGA :
7 Daun yang bisa merawat kecantikan kulit kamu


Menurut Ahli Gizi Makrobiotik dan Praktisi Kesehatan Shilpa Arora ND, daun mint memiliki sifat antioksidan yang sangat kuat. Daun mint juga sangat baik untuk mengatur kadar gula darah dan merawat kondisi kulit.

Meskipun biasanya tidak dikonsumsi dalam jumlah besar, mint memang mengandung cukup banyak nutrisi seperti kalori, serat, vitamin A, zat besi, mangan dan folat. Mint adalah sumber vitamin A yang sangat baik, vitamin yang larut dalam lemak yang sangat penting untuk kesehatan mata.

Selain itu, daun mint juga merupakan sumber antioksidan yang kuat, terutama jika dibandingkan dengan bumbu dan rempah lainnya. Antioksidan membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif, atau sejenis kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

BACA JUGA :
Mau kurus? Kamu mesti 'temenan' sama daun mint

Daun mint mengandung banyak manfaat bagi kesehatan dan dapat mengobati berbagai penyakit. Berikut 13 manfaat daun mint bagi kesehatan, brilio.net rangkum dari healthline dan Style Craze pada Senin (21/9).

1. Memperbaiki saluran pencernaan.

foto: freepik

Gejala gangguan pencernaan biasanya ditandai seperti sakit perut, kembung dan perubahan kebiasaan buang air besar pada seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak peppermint sebagai obat herbal juga dapat membantu memperbaiki saluran pencernaan.

Minyak peppermint mengandung senyawa yang disebut mentol. Kandungan tersebut dianggap membantu meringankan gejala gangguan pencernaan melalui efek relaksasi pada otot saluran pencernaan. Sebuah studi menemukan bahwa 75% pasien yang mengonsumsi minyak peppermint selama 4 minggu menunjukkan perbaikan gejala gangguan pencernaan.

2. Mengobati flu.

foto: freepik

Flu dapat disebabkan oleh bakteri dan virus. Daun mint dapat dijadikan obat alami untuk mengatasi flu. Mentol dalam daun ini dapat mengencerkan lendir dan menghilangkan dahak, sehingga meredakan batuk dan hidung tersumbat.

Mentol sering digunakan sebagai ramuan umum dalam olesan balsem yang digunakan di dada untuk meredakan nyeri yang dialami saat pilek dan flu. Mint memiliki efek menenangkan dan membuat mati rasa.

3. Meningkatkan fungsi otak.

foto: freepik

Selain mengonsumsi mint, ada klaim bahwa menghirup aroma minyak esensial dari tanaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi otak.

Sebuah studi yang melibatkan 144 orang dewasa menunjukkan bahwa mencium aroma minyak peppermint selama 5 menit sebelum pengujian, menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam memori. Studi lain menemukan bahwa mencium minyak daun mint saat mengemudi meningkatkan kewaspadaan, menurunkan tingkat frustrasi, kecemasan, dan kelelahan.

4. Dapat meningkatkan fungsi hati.

foto: freepik

Mengunyah daun mint mentah dapat meningkatkan fungsi hati. Daun peppermint dapat memperbaiki fungsi hati dengan memperlancar aliran empedu dari hati ke kantung empedu.

Daun peppermint segar atau kering meningkatkan aliran empedu dan membantu pencernaan dengan memecah lemak dan mengurangi kolesterol jahat. Kolesterol yang menurun, dapat memperbaiki hati yang lesu dengan mengurangi ketegangan pada hati.

5. Dapat membunuh sel kanker.

foto: freepik

Daun mint mengandung zat anti kanker yang dapat membunuh sel-sel kanker dalam tubuh. Menurut penelitian, daun peppermint mengandung fitonutrien yang terbukti dapat menghentikan pertumbuhan tumor kanker di pankreas, hati, dan kelenjar susu. Selain itu, daun mint juga mengandung senyawa mentol yang dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat.

6. Mengurangi sakit kepala.

foto: freepik

Daun mint dapat mengurangi sakit kepala seperti migrain. Efek peppermint yang menenangkan, membuatnya menjadi produk yang cocok untuk meredakan sakit kepala dengan cepat. Tak heran jika banyak balsem atau minyak angin yang mengandung daun mint, karena dapat mengurangi peradangan, migrain, dan flu.

7. Mengurangi rasa nyeri saat menyusui.

foto: freepik

Ibu menyusui biasanya mengalami luka pada puting susu, sehingga akan terasa menyakitkan apabila sedang menyusui anaknya. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengoleskan mint pada kulit dapat membantu meredakan nyeri yang terkait dengan menyusui.

Dalam penelitian ini, ibu menyusui mengoleskan berbagai bentuk mint ke area sekitar puting susu setelah setiap menyusui. Biasanya, mereka hanya menggunakan minyak esensial atau dicampur dengan gel dan air. Selain itu, studi tambahan menunjukkan bahwa rasa sakit dan keparahan retakan pada puting susu, berkurang pada ibu yang mengoleskan minyak esensial mentol setelah setiap menyusui.

8. Dapat menurunkan berat badan.

foto: freepik

Daun mint adalah stimulan yang memicu pelepasan enzim pencernaan yang tepat dan membantu pencernaan bekerja dengan baik. Mint dapat membantu menyerap semua nutrisi yang tepat dalam makanan dikonsumsi, serta mendistribusikan lemak dalam tubuh secara merata sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.

9. Mengobati masalah kulit.

foto: freepik

Daun peppermint digunakan sebagai bahan dalam krim topikal yang ditujukan untuk mengobati berbagai masalah kulit, seperti gatal-gatal, ruam, dan lain sebagainya. Mengaplikasikan salep yang mengandung daun mint memiliki efek menenangkan dan menyembuhkan pada kulit.

Daun mint menjadi bahan alami tanpa efek samping untuk semua masalah kulit dan disukai karena efek menenangkan dan mendinginkan tubuh.

10. Menyamarkan bau mulut.

foto: freepik

Mengunyah daun mint, atau mengunyah permen yang mengandung daun mint dapat menyegarkan napas, sekaligus mencegah atau menghilangkan bau mulut. Para ahli sepakat bahwa sebagian besar produk yang mengandung daun mint dapat menyamarkan bau mulut selama beberapa jam.

Di sisi lain, meminum teh peppermint dan mengunyah daun mint segar, mungkin dapat menutupi bau mulut dan membunuh bakteri. Hal ini dikarenakan penelitian tabung reaksi telah menyoroti efek antibakteri dari minyak peppermint.

11. Meredakan stres dan depresi.

foto: freepik

Mencium aroma mentol dari daun mint dapat menurunkan stres pada seseorang. Hal ini dikarenakan, daun mint bertindak sebagai stimulan alami, aroma mint yang menyegarkan dapat membuat kamu merasa bebas dan bahagia sepanjang hari, sekaligus memberimu dorongan untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif.

12. Meredakan kejang otot.

foto: freepik

Senyawa aromatik dalam daun mint dapat meredakan kejang otot, meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan keringat. Sementara senyawa astringen mengecilkan jaringan yang meradang.

13. Dapat mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

foto: freepik

Daun mint merupakan sumber potasium, kalsium, zat besi, mangan, dan magnesium yang sangat baik. Kalium adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang mengontrol detak jantung dan tekanan darah, sedangkan mangan bekerja dengan tembaga sebagai faktor pendamping untuk enzim antioksidan, superoksida dismutase.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags