1. Home
  2. ยป
  3. Jalan-Jalan
22 Juni 2017 04:30

Semarakkan libur lebaran, Yogyakarta gelar Festival of Light Kaliurang

Kalau kamu berencana berlibur ke Yogyakarta, menghabiskan malam hari jangan hanya di Malioboro. Syifa Fauziah

Brilio.net - Liburan lebaran akan tiba. Kamu sudah tahu mau menghabiskan waktu libur kemana? Kalau kamu berencana berlibur ke Yogyakarta, menghabiskan malam hari jangan hanya di Malioboro. Pasalnya, Lereng Gunung Merapi Kaliurang, Sleman, Yogyakarta sedang menggelar festival lho.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama PT Cikal Bintang Bangsa (pengelola Taman Pelangi Monumen Jogja Kembali) kembali akan menggelar Festival of Lights di Gardu Pandang Kaliurang. Gelaran Festival of Lights ini berlangsung selama 45 hari, sejak 16 Juni 2017 sampai dengan 31 Juli 2017 mendatang. FOL kali ini mengambil tema Gemerlap Ramadhan.

BACA JUGA :
10 Potret mengenang 11 tahun gempa Yogyakarta, ribuan nyawa melayang


"Tema ini dipilih untuk menggambarkan kegembiraan dalam melaksanakan puasa Ramadhan dan menyambut libur lebaran. Beragam desain lampion penuh warna-warni akan memenuhi kawasan Gardu Pandang," jelas Kepala Dinas Pariwisata Sleman Dra Sudarningsih, MM didampingi Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dra Shavitri Nurmala Dewi, MA, dalam siaran pers, Rabu (21/6).

Konten FOL kali ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya. Selain menampilkan berbagai macam lampion seperti lampion bunga seperti mawar dan tulip, dunia ikan, tanaman gandum, dengan tema Timur Tengah, gelaran Festival of Lights kali ini juga menampilkan kuliner berbagai jajanan tradisional dan modern yang dijual dalam kisaran Rp 15.000,-, serta Dancing Fountain yang hadir pertama kali di Yogyakarta.

Atraksi Dancing Fountain ini meliputi atraksi air menari yang gerak pancarnya disesuaikan dengan lagu, dengan semburan api, laser serta water screen.

BACA JUGA :
Kampung 'Teletubbies' Jogja jadi penuh warna, yuk tengok seperti apa?

Direktur Eksekutif Festival of Light, Solikin Swiji menyampaikan bahwa cukup dengan membayar tiket sebesar Rp 25.000,- pada hari biasa atau Rp 30.000,- pada hari libur nasional dan weekend, pengunjung dapat menikmati atraksi yang sama seperti di Singapura.

"Pengunjung tidak perlu jauh-jauh ke Singapura untuk menikmati pertunjukan "air menari" ini. Silakan datang ke Gardu Pandang Boyong di Kaliurang," tambah Sudarningsih.

Dengan penambahan atraksi DF ini diharapkan tingkat kunjungan ke Gardu Pandang akan meningkat tajam. Pengalaman dalam FOL yang digelar sebelumnya, pengunjung berjubel untuk menikmati pertunjukan alternatif dan tematik ini.

Data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kaliurang selama bulan Juli selama Festival of Lights berlangsung sejak tahun 2015 menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Berturut-turut jumlah kunjungan wisatawan ke Kaliurang selama bulan Juli untuk periode 2014 adalah 55.367, tahun 2015 85.730 dan Juli 2016 sebanyak 96.368 kunjungan.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags