1. Home
  2. ยป
  3. Gadget
19 Maret 2021 23:59

5 Tips membangun tim e-sports bagi pemula, bisa jadi inspirasi

Newzoo mencatat, Indonesia menjadi pasar bisnis paling besar di Asia Tenggara. Syifa Fauziah

Brilio.net - Pertumbuhan bisnis game merupakan penanda positif bagi industri kreatif digital di tengah krisis yang melanda dunia. Sisi lain pertumbuhan bisnis game ini juga memberikan nilai positif dari aspek bisnis digital.

Dilansir dari laporan Global Market Games Reports 2020, Newzoo, perusahaan riset pasar dan konsultan bisnis gim dan E-Sports (olahraga elektronik), menyebut Indonesia menjadi salah satu negara terbesar pengguna game di pasar Asia Tenggara. Newzoo mencatat, penghasilan industri game di Indonesia pada 2019 mencapai 1,1 miliar dollar AS dan menjadi pasar bisnis paling besar di Asia Tenggara.

BACA JUGA :
3 Games ini bisa bikin kamu meraih prestasi sekaligus kaya raya


Sementara, pada 2019, berdasarkan data dari Indonesia Esports Premier League (IESPL), terdapat 62,1 juta orang yang aktif bermain game di dalam negeri. Angka ini membawa Indonesia pada peringkat 12 dalam pasar game dengan jumlah pemain terbanyak.

Saat bermain game, bisa terdiri dari hanya satu orang atau juga tim, tergantung pada game yang dimainkan dan dipertandingkan. Menurut aktor sekaligus Co-founder Great Battle Hunter (GBH) Esports Dennis Adhiswara, mengelola tim e-sports tidak bisa hanya berfokus pada gamenya saja.

"Membangun dan menjalankan tim e-sports harus ada kombinasi antara perusahaan digital dan tim olahraga," ujar Dennis dalam webinar bertajuk 'Daya Tarik Industri Games & Esport Di Era Digital' baru-baru ini.

BACA JUGA :
4 Bahaya menggunakan cheat saat bermain Free Fire, bisa diblokir loh

Dennis pun berbagi tips cara untuk generasi muda yang akan membentuk tim e-sports saat bermain game. Berikut ulasannya.

1. Sebelum memulai bermain game, sebaiknya bentuk tim kecil. Tak perlu khawatir, bagi pemula wajar bila tim yang dibentuk masih sangat kecil. Seiring berkembangnya pengalaman akan terus menambah jumlah anggota.

"Biasanya semakin banyaknya anggota berpengaruh pada antusias penontonnya. Tapi itu bertahap," tambahnya.

foto: freepik

2. Saat akan membangun tim e-sports, kita harus memiliki jiwa wirausaha. Karena saat mengelola tim yang bentuknya masih kecil membutuhkan banyak pengeluaran. Salah satu pendapatan yang bisa dicari adalah dari berjualan merchandise berupa baju atau masker untuk dijual, fan club membership, ikut turnamen, e-sports influencer management, edukasi e-sports untuk korporat, dan masih banyak lagi.

foto: freepik

3. Rutin mengikuti kompetisi game lokal. Hal itu berguna untuk memperluas koneksi dan mengasah kemampuan.

foto: freepik

4. Nantinya sesama tim akan dibuat pembagian tanggung jawab atau desk profesional sebagai pemain dan administrasi antar sesama anggota.

foto: freepik

5. Selama tim kamu masih kecil, perlu membuat branding yang gencar agar tim kamu bisa dikenal. Salah satu caranya dengan merilis konten di media sosial populer.

foto: freepik

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags