1. Home
  2. ยป
  3. Film
20 September 2021 18:23

Menang di Toronto International Film Festival, ini 5 fakta film Yuni

Film karya Kamila Andini ini berhasil meraih Platform Prize setelah bersaing dengan film internasional lainnya. Suhairi
foto: Instagram/@kamilandini

Brilio.net - Setelah beberapa lalu film Indonesia menang di Locarno Festival, kali ini giliran film karya Kamila Andini menang di Toronto International Film Festival (TIFF) 2021. Film yang berjudul 'Yuni' tersebut berhasil meraih Platform Prize setelah bersaing dengan film internasional lainnya.

Film Yuni merupakan film berbahasa daerah Jawa Banten dan Sunda Banten dan menjadi film yang cukup langka di Indonesia. Selain itu, film ini juga menampilkan kisah yang menjadi persoalan masyarakat setempat.

BACA JUGA :
5 Potret dulu & kini spot syuting Petualangan Sherina, rumahnya roboh


Film Yuni adalah film ketiga Kamila Andini yang dilombakan dalam festival internasional di Amerika tersebut. Film ini mengisahkan perjuangan seorang gadis pintar yang mempunyai mimpi yang besar untuk bisa kuliah. Namun, mimpinya tersebut terhalang karena ada dua orang yang sudah melamarnya dan berakhir penolakan. Hal ini kemudian membuatnya khawatir akan sebuah mitos yang berkembang di masyarakat. Jika sudah dua kali menolak lamaran, maka ia tidak akan menikah untuk selama-lamanya.

Dirangkum brilio.net dari liputan6.com, berikut 5 fakta film Yuni yang menang di Toronto International Film Festival (TIFF) 2021 ini.

1. Dibintangi Arawinda Kirana.

BACA JUGA :
5 Aktor jadi penjajah di film Indonesia, aktingnya bikin geregetan

fakta film Yuni
Instagram/@kamilandini

Arawinda Kirana merupakan artis Indonesia kelahiran 27 September 2001 yang menekuni dunia teater dan tari sedari kecil. Pada 2019, ia terjun ke dunia entertainment di bawah naungan KITE Entertainment. Film Yuni merupakan film pertama yang dibintangi oleh Arawinda. Selain itu, Arawinda juga pernah berperan sebagai pemain utama dalam film antologi Quarantine Tales yang berhasil membuatnya sebagai Aktris Pendatang Baru di ajang penghargaan Piala Maya 2020.

2. Menggunakan bahasa Sunda dan Jawa Banten.

fakta film Yuni
Instagram/@kamilandini

Film ini merupakan film yang menggunakan bahasa daerah Sunda Banten dan Jawa Banten. Hal ini membuat film ini memaparkan realitas yang jauh di perkotaan dan bertempat di sebuah desa yang sebagian besar warganya menggunakan bahasa daerah. Kamila Andini mencoba mengisi kekosongan film dengan bahasa daerah, khususnya film berbahasa daerah Banten.

3. Ditunjuk langsung oleh Riz Ahmed.

fakta film Yuni
Instagram/@kamilandini

Film Yuni diumumkan langsung oleh Riz Ahmed. Aktor Sound of Metal ini juga menyampaikan bahwa ia memilih sendiri judul film yang dianggap layak mendapatkan Platform Prize pada 2021 kali ini.

4. Film ketiga Kamila Andini di TIFF.

fakta film Yuni
Instagram/@kamilandini

Film Yuni merupakan film ketiga yang dibuat oleh Kamila Andini. Hal itu ia sampaikan dalam pidato kemenangannya yang dikutip dari Instagram suaminya sekaligus produser film ini, Ifa Ifansyah pada 19 September 2021.

"Aku ingat pertama kali di TIFF pada 2015 bersama film pendek saya. Dan sekarang saya kembali ke sini untuk ketiga kalinya menghadirkan pahlawan wanita di sinema dan TIFF, lewat film ketiga saya," ujar Kamila dalam pidato kemenangannya.

5. Sempat Berlaga di Busan International Film Festival.

fakta film Yuni
Instagram/@kamilandini

Selain tampil di Toronto International Film Festival, film Yuni juga diikutsertakan di Busan International Film Festival (BIFF) bersama dua film lain, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas; dan film pendek Laut Memanggilku.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags