1. Home
  2. ยป
  3. Film
29 November 2018 08:09

8 Film Indonesia ditarik dari peredaran setelah sempat tayang

Ada yang dianggap menabrak nilai agama sampai ketidakpuasan si pembuat film. Lola Lolita

Brilio.net - Industri perfilman Indonesia cukup gencar dalam memproduksi film. Hampir setiap bulan pasti ada film baru yang dirilis. Perfilman Indonesia juga terbilang semakin berkembang saat ini. Film-film yang dihasilkan bisa dikatakan hampir semuanya punya nilai tonton cukup baik.

Beberapa film Indonesia bahkan berhasil meraih pendapatan yang cukup besar, lantaran antusias masyarakat yang begitu tinggi. Dari sekian banyak film yang diproduksi dan meraih penghargaan hingga internasional, namun ada juga film Indonesia yang ditarik dari peredaran setelah sempat tayang.

Alasan ditariknya film-film tersebut beragam, ada yang karena tidak lulus sensor hingga karena adanya boikot dari masyarakat yang menganggap tak sesuai norma dan nilai agama. Film apa sajakah itu?

Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (29/11), berikut 8 film Indonesia yang sudah tayang namun akhirnya ditarik dari peredaran.


1. Cinta Tapi Beda

BACA JUGA :
17 Film Indonesia ini syuting di Eropa, keren abis


foto: imdb.com



Film garapan sutrdara kondang Hanung Bramantyo ini terpaksa harus ditarik dari bioskop lantaran adanya isu menyebutkan bahwa film ini tak sesuai dengan budaya bangsa. Film ini mendapat protes dari organisasi Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI).

Cinta Tapi Beda dianggap menjelek-jelekkan Suku Minang. Tak ingin kontroversi meluas, Hanung Bramantyo akhirnya meminta kepada jaringan bioskop agar film karyanya itu ditarik dari pasaran.

Film ini dirilis pada 27 Desember 2012 dan menceritakan kisah seorang perempuan Minang yang berpacaran dengan seorang lelaki Jawa. Mereka berdua berbeda keyakinan dan ingin menikah. Namun kisah cinta beda agama ini ternyata bertentangan dengan adat Minang. Film ini juga dianggap memojokkan masyarakat Minang yang kental dengan adat dan ajaran agama Islam.


2. Buruan Cium Gue

BACA JUGA :
14 Film anak Indonesia ini sarat pesan mendidik, kini langka

foto: kapanlagi


Buruan Cium Gue menjadi film yang begitu mengkhawatirkan. Pasalnya film ini dinilai melecehkan pihak-pihak yang berpegang teguh pada budaya agama dan mengumbar pornoaksi. Tak ingin kasus berkepanjangan, Raam Punjabi selaku produser langsung menarik film tersebut dari peredaran.

Film yang dibintangi oleh Massayu Anastasia itu dianggap sebagai film yang bisa memberi pengaruh buruk untuk remaja Indonesia. Karena dari judulnya saja sudah dianggap vulgar.


3. Valentine

foto: Instagram/@valentinemovie


Film superhero ini hanya beredar sekitar tiga hari di bioskop dan resmi ditarik pada 26 November 2017. Penarikan film ini diumumkan langsung oleh pihak rumah produksi Skylar Pictures melalui akun Instagramnya @valentinemovie.

Alasan film ini ditarik karena adanya komentar kurang puas masyarakat, akibat kualitas Computer Generated Image (CGI) yang terlalu dipaksakan. Permasalahan sebenarnya terjadi lantaran hard disk atau server EPIX Studio, tempat film tersebut mengolah CGI mengalami masalah. Sehingga pekerjaan tidak bisa berjalan dengan baik.


4. Jokowi Adalah Kita

foto: istimewa


Film ini sebenarnya sudah lulus sensor dan dinyatakan layak tayang. Namun setelah satu hari tayang di bioskop, film ini ditarik oleh empunya film yakni, K2K Pictures, KK Dheeraj. Ramai diberitakan, alasan penarikan film 'Jokowi Adalah Kita' atas dasar saran pendukung Jokowi, Bara Jp.

Alasan film tersebut ditarik karena momen penayangannya tidak tepat. Beberapa komentar dari dunia maya mengenai Jokowi pun banyak yang tak mengenakkan. Jelas hal itu bertolak belakang dengan yang dikisahkan di film tersebut.


5. Pocong 1

foto: imdb.com


Film garapan Rudi Soedjarwo ini menjadi film yang dilarang tayang dan ditarik dari peredaran. Hal ini dikarenakan film ini mempertontonkan adegan kejahatan yang terlalu sadis yang bisa menimbulkan keresahan. Ditakutkan masyarakat bisa meniru perilaku yang tak pantas dalam film Pocong tersebut.


6. Kerasukan

foto: istimewa


Film yang dibintangi Arumi Bachsin ini ditarik dari peredaran lantaran pihak pembuat film, yakni sang produser, HM Firman Bintang merasa kecewa dengan sikap 21 yang menayangkan Iron Man 3 bersamaan dengan beredarnya film lokal. Belum lagi pihak bioskop menyediakan waktu dan jumlah layar yang lebih banyak untuk film Iron Man 3 dibandingkan film lokal.


7. Heart-Break.com

foto: wikimedia.org


Film ini muncul di pasaran seiring dengan film-film asing. Sang sutradara Affandi Abdul Rachman merasa filmnya secara keseluruhan bagus dan layak tonton. Hanya saja momen penayangannya kurang tepat. Akhirnya produser tersebut memutuskan untuk menarik filmnya.

Banyak yang mengatakan bahwa sang sutradara berusaha menjaga imej produksi garapannya. Penarikan film yang sudah tayang selama 20 hari itu membuat pihak pengelola bioskop geleng-geleng kepala. Tak hanya itu, kabarnya sejumlah tim pemasaran dari rumah produksi pun turut dibuat pusing.


8. Maaf, Saya Menghamili Istri Anda

foto: istimewa


Film ini dirilis pada tahun 2007 dan dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Mulan, Eddie Karsito, dan Shanty. 'Maaf, Saya Menghamili Istri Anda' ini merupakan film bergenre komedi dengan latar belakang keluarga Simamora.

Film ini sempat ditarik dari pasaran dengan alasan karena adanya kesamaan nama. Namun akhirnya film ini kembali tayang.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags