1. Home
  2. ยป
  3. Film
10 Desember 2018 22:01

8 Fakta Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, borong 10 piala FFI

Film ini akan mewakili Indonesia di Oscar 2019. Farika Maula

Brilio.net - Film garapan sutradara Mouly Surya yang berjudul Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak merupakan film Indonesia yang dirilis pada (16/11/2017) lalu. Namun baru-baru ini, film yang menggandeng Marsha Timothy sebagai pemeran utama ini berhasil memborong 10 piala di Festival Film Indonesia (FFI) 2018. Dalam ajang bergengsi tersebut, secara otomatis film ini keluar sebagai juara umum.

Film yang menceritakan tentang seorang janda yang ditinggal suaminya meninggal dunia ini berhasil memenangkan tiga kategori utama dari Piala Citra 2018, yakni Sutradara Terbaik yang diraih oleh Mouly Surya, Pemeran Utama Wanita Terbaik yang diraih oleh Marsha Timothy, dan Film Cerita Panjang Terbaik.

Selain tiga kategori utama tersebut, film berdurasi 90 menit ini juga memenangkan tujuh kategori lain seperti:

Pengarah Sinematografi Terbaik (Yunus Pasolang). Penulis Skenario Asli Terbaik (Mouly Surya & Rama Adi). Pemeran Pendukung Wabita Terbaik (Dea Panendra). Penata Musik Terbaik (Zeke Khaseli & Yudhi Arfani). Penata Suara Terbaik (Khimawan Santosa & Yusuf A Patawari). Penyunting Gambar Terbaik (Kevin Nugroho) dan Pengarah Artistik Terbaik (Frans XR Paat).

Sebagai sebuah film yang mengangkat kehidupan wanita Sumba, sosok Marlina berhasil mencuri perhatian banyak pihak. Bahkan babak-babak yang muncul dalam film ini seakan menyuguhkan jati diri Marlina secara perlahan. Marlina digambarkan sebagai sosok perempuan tangguh yang membawa pesan mengenai kehidupan masyarakat di daerah pelosok, layaknya Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak ini juga menyajikan cerita yang meyakinkan terkait kisah hidup masyarakat daerah. Khususnya mengenai keberadaan perempuan dengan segala konflik yang terjadi. Maka tak heran jika film ini banyak meraih Piala Citra pada FFI 2018.

Nah kali ini brilio.net telah menghimpun beberapa fakta terbaru tentang film ini dari berbagai sumber, Senin (10/12).

1. Film ini menang di Festival de Cine de Sitges.

BACA JUGA :
10 Film Hollywood terlaris 2018, ada filmnya Nick Jonas


foto: Instagram/@cinesurya

Festival yang paling terkenal di Eropa ini dianggap sebagai festival terbaik dunia dalam hal film fiksi ilmiah. Dalam ajang bergengsi ini Marsha Timothy berhasil meraih penghargaan sebagai Aktris Terbaik dalam film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak.

2. Ada peran Garin Nugroho.

BACA JUGA :
5 Fakta trailer Avengers 4, Ant-Man & teori perjalanan melintasi waktu

foto: Instagram/@garin_film

Tak hanya ditulis oleh Mouly Surya dan Rama Adi, ide cerita dari film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak ini berasal dari Garin Nugroho.

3. Film Indonesia pertama yang mendapat subsidi bergengsi dari pemerintah Perancis.

foto: Instagram/@cinesurya

Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak ini juga merupakan film pertama Indonesia pertama yang memperoleh subsidi bergengsi dari dua kementerian Luar Negeri dan Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan melalui Cinemas du Monde dan pusat sinema, Institut Francais.

4. Tayang perdana di Festival Film Cannes, Perancis.

foto: Instagram/@cinesurya

Siapa sangka sebelum tayang di Indonesia, film ini ditayangkan perdana dalam Le Festival International du Film de Cannes. Festival film ini juga salah satu festival film bergengsi di dunia.

5. Film ini tayang di 18 negara.

foto: Instagram/@cinesurya

Setelah sukses menayangkan di beberapa festival film bergensi, film ini tayang perdana melalui program Contemporary World Cinema di 18 negara meliputi Amerika Serikat dan juga Kanada.

6. Film Indonesia yang bergenre satay Western.

foto: Instagram/@cinesurya

Genre satay Western pertama kali dicetuskan oleh oleh kritikus film Maggie Lie melalui laman Variety. Film ini identik dengan Amerika yang berkisah tentang suatu tempat atau daerah terpencil yang punya jarak dengan aparat penegak hukum serta tampilnya tokoh jagoan yang sendirian.

7. Visual Sumba yang dramatis.

foto: Instagram/@cinesurya

Selain dikemas dengan jalan cerita yang menarik, film ini berhasil menyuguhkan visual Pulau Sumba yang dipenuhi sabana berbukit-bukit serta dikelilingi oleh lautan biru semakin memperkaya film ini.

8. Film ini mewakili Indonesia di Oscar 2019.

foto: Instagram/@cinesurya

Film yang memborong 10 Piala Citra di FFI 2018 ini mewakili Indonesia ke ajang Academy Award ke-91 atau Oscar 2019 mendatang untuk kategori Film Berbahasa Asing terbaik. Pemenang kategori ini akan diumumkan di malam puncak Oscar 2019 di Dolby Theatre Los Angeles pada 24 Februari 2019 mendatang.



SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags