1. Home
  2. ยป
  3. Film
10 November 2021 19:22

7 Fakta menarik film Penyalin Cahaya, raih 17 nominasi Piala Citra

Film ini disutradarai Wregas Bhanuteja yang pernah memenangkan 'Film Pendek Terbaik' di Semaine de la Critique - Cannes Film Festival 2016. Suhairi

Brilio.net - Penyalin Cahaya menjadi salah satu film yang berhasil diputar di ajang film bergengsi Internasional. Film yang mengisahkan perjuangan seorang penyintas kekerasan seksual ini, menjadi angin segar agar isu kekerasan seksual tidak dipandang sebelah mata.

Film Penyalin Cahaya mengisahkan hidup Sur, seorang sarjana yang tiba-tiba berubah setelah dari sebuah pesta untuk pertama kalinya. Pesta tersebut merupakan perayaan Mata Hari, grup teater universitas tempat Sur menjadi sukarelawan sebagai perancang web.

BACA JUGA :
6 Fakta film My Sassy Girl versi Indonesia, debut akting Tiara Andini


Hidupnya benar-benar berubah saat bangun keesokan paginya.Ia kehilangan beasiswa dan diusir oleh keluarganya setelah foto selfie-nya beredar secara online. Khawatir bahwa dia mungkin menjadi bahan lelucon oleh anggota senior Mata Hari, Sur mencari bantuan dari teman masa kecilnya, Amin, yang bekerja dan tinggal di toko fotokopi dekat kampus.

Film yang berhasil tayang di Busan International Film Festival 2021 menjadi salah satu film menarik untuk tema isu kekerasan seksual. Sebelumnya, pada 2018, film 27 Steps of May yang mengisahkan trauma penyintas kekerasan seksual juga ramai diperbincangkan dan menjadi awal agar semua pihak bisa peduli dengan kasus seperti yang diangkat dalam film Penyalin Cahaya. Pada 8 November 2021, film Penyalin Cahaya diumumkan akan tayang di Netflix pada 13 Januari 2022.

Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber Rabu (10/11), berikut 7 fakta menarik film Penyalin Cahaya, raih 17 nominasi Piala Citra.

BACA JUGA :
7 Web series Indonesia 2021 di WeTV, Little Mom trending 22 negara

1. Angkat isu kekerasan seksual.

foto: imdb.com/Rekata Studio

Film Penyalin Cahaya mengangkat tema kekerasan seksual yang selama ini masih menjadi persoalan yang jarang diperhatikan. Padahal, kasus semacam ini kian marak terjadi dan korban lebih sering tanpa perlindungan.

Lewat film ini, Wregas mengangkat ketidakadilan yang dialami korban dan bahkan hal yang dirasakan oleh para penyintas kekerasan seksual. Bagi Wregas, film menjadi media komunikasi yang pas untuk menyampaikan isu ini.

2. Tampil di Busan International Film Festival 2021.

foto: imdb.com/Rekata Studio

Film Penyalin Cahaya berhasil tampil di Busan International Film Festival 2021 ini. Acara yang rutin digelar sejak 1996 tersebut, menjadi ajang bergengsi bagi filmmaker di Asia, termasuk Indonesia.

Festival Film Busan 2021 digelar di Busan Center Cinema, Busan, Korea Selatan pada 6-15 Oktober 2021. Selain film Penyalin Cahaya, ada 223 film dari 70 negara yang akan diputar dan tiga film Indonesia lainnya berhasil lolos, yakni Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, Yuni, dan Laut Memanggilku.

3. Film panjang pertama sutradara Wregas Bhanuteja.

foto: imdb.com/Rekata Studio

Film Penyalin Cahaya merupakan film panjang pertama sutradara Wregas Bhanuteja. Sebelumnya, ia dikenal telah menghasilkan karya-karya film pendek yang sudah begitu diakui kualitasnya, baik di dalam maupun luar negeri.

Wregas bahkan pernah dinobatkan sebagai pemenang 'Film Pendek Terbaik' di Semaine de la Critique - Cannes Film Festival 2016. Wregas dua kali membawa pulang Piala CItra FFI 2016 dan 2019 untuk kategori 'Film Pendek Terbaik'.

4. Dibintangi pemain muda berbakat.

foto: Twitter/@penyalincahaya

Dalam film layar lebar perdananya ini, Wregas Bhanuteja memberikan kepercayaan kepada para artis peran muda. Shenina Cinnamon, Luthesa, Dea Panendra, Chicco Kurniawan, Jerome Kurnia, hingga Giulio Parengkuan mendapat kepercayaan untuk bermain di film ini. Wregas memadukan deretan cast mudanya ini dengan Lukman Sardi dan Ruth Marini.

5. Syuting saat pandemi.

foto: imdb.com/Rekata Studio

Film Penyalin Cahaya melakukan proses pengambilan gambar untuk syuting selama 20 hari di Jakarta dan sekitarnya di tengah kondisi pandemi. Proses syuting tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, serta melakukan tes swab PCR maupun antigen secara berkala bagi semua kru dan pemain yang terlibat.

6. Soundtrack diisi oleh Mian Tiara.

foto: imdb.com/Rekata Studio

Selain tampil sebagai salah satu karakter dalam film Penyalin Cahaya, Mian Tiara juga ikut membuat soundtrack yang berjudul "Di Bawah Langit Raksasa". Mian menciptakan lagu tersebut untuk membungkus dan mengikat film Penyalin Cahaya dalam spirit dan kekuatan.

7. Raih 17 nominasi 17 Nominasi Piala Citra 2021.

foto: imdb.com/Rekata Studio

Film Penyalin Cahaya menjadi film yang paling banyak mendapatkan nominasi di ajang Festival Film Indonesia 2021. Secara keseluruhan, Penyalin Cahaya menyabet 17 nominasi termasuk di kategori-kategori utama seperti Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, serta Pemeran Utama Pria dan Perempuan Terbaik untuk Chicco Kurniawan dan Shenina Cinnamon.

*

INFOGRAFIS FILM PENYALIN CAHAYA
2021 brilio.net/Bayu Kurniawan

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags