1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
12 April 2018 20:30

Stres jelang pernikahan, perubahan rambut wanita ini sungguh drastis

Dress yang dipesan modelnya salah, gimana nggak stres coba? Eko Wahyu Putradinata

Brilio.net - Proses menuju pernikahan bukanlah hal yang mudah. Dari mulai persiapan sebelum hari H hingga mempersiapkan batin dan mental juga sesuatu yang diperlukan.

Beberapa orang mengalami depresi menjelang hari pernikahan, seperti momen-momen sulit yang harus dilewati dengan pasangan. Selain itu perlunya persetujuan dua keluarga serta lapisan sosial yang turut ikut serta untuk memperlancar pernikahan.

BACA JUGA :
Jadi bridesmaid 2 hari berturut-turut, kaki cewek ini harus diamputasi


Untuk itu perlu adanya sedikit refreshing dengan pasangan agar tidak stres memasuki masa persiapan menjelang pernikahan yang sudah mendekat. Pasalnya, jika terlalu banyak pikiran atau masalah, bisa-bisa salah satu pasangan mengalami depresi. Sama halnya yang dialami seorang wanita asal Stamford, Amerika Serikat ini.


Dikutip brilio.net dari The Sun, Kamis (12/4), seorang wanita bernama Michelle Wilson (43) akan melaksanakan pernikahan yang kedua bersama Jonathan Stimson (32) dan mengalami stres sebelum pernikahan.

BACA JUGA :
Dari Belanda ke Indonesia temui pak tua, alasan pria ini bikin haru

Michelle yang dirundung stres selama hampir 6 bulan lamanya ini mengalami hal yang tak terduga sebelumnya. Ia mengalami kerontokan rambut yang sangat parah hingga hampir mengalami kebotakan.

Mendatangi seorang dokter rumah sakit, ia pun mendapatkan klarifikasi bahwa ia terkena syndrome alopecia yang mengakibatkan 90% rambutnya rontok karena depresi dan stres. Michelle mengalami depresi akibat dress yang ia pesan ternyata salah, begitu juga Stimson yang akan hanya menggunakan celana chino saja di hari bahagianya.

Dan lebih tidak lucunya lagi, Stimson pun mengatakan akan diwakilkan ketika mereka menikah nanti dan tidak dapat hadir. Walau hanya bercanda ini membuat Michelle tambah stres dan membuat keadaan rambutnya semakin parah. Tetapi, setelah melewati masa-masa pahit itu, ibu dari tiga anak ini bisa rileks menjalankan resepsi dan prosesi pernikahan setelah ia diberi wejangan psikiater agar tidak terlalu depresi dan bisa hidup bahagia sebagai pasangan suami istri.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags