1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
8 September 2020 12:49

Kisah pilu nenek berpenghasilan Rp 5 ribu rawat cucu pengidap TBC

Ia hanya bekerja sebagai seorang buruh tani yang tak setiap saat bisa membawa cucunya berobat. Irsandy Dwi

Brilio.net - Ketika anak sudah menikah, hal yang bisa membuat orangtua bahagia adalah hadirnya cucu. Begitu pula yang dirasakan nenek Tumilah yang tampak bahagia ketika mempunyai cucu. Namun nenek Tumilah juga merasa sedih karena melihat sang cucu yang kini sudah menjadi yatim piatu.

Merawat cucu bagi Tumilah bukan perkaragampang di usianya yang tak lagi muda, apalagi cucunya mengidap penyakit TBC, padahal nenek Tumilah hanya seorang buruh tani yang tak setiap saat bisa membawa cucunya berobat.

BACA JUGA :
Viral video harimau tampak kurus dan perut kempis


Wahyu, cucu nenek Tumilah yang saat ini baru berusia 7 tahun itu juga merasakan betapa perihnya hidup tanpa kasih sayang dari orangtua, bahkan sejak umurnya masih belia harus kehilangan kedua orangtua dan hidup sebagai yatim piatu.

Dilansir brilio.net dari Instagram @rumahyatim pada Selasa (8/9). Selain merasakan sakitnya tak bisa lagi bersama orangtua karena telah meninggal dunia, Wahyu juga harus bisa menerima kenyataan bahwa di usia yang masih belia ini dia sudah mengidap penyakit paru-paru yang cukup parah, yaitu TBC.

Kini nenek Tumilah berjuang keras menggantikan sosok orangtua Wahyu. Bukan tugas yang mudah bagi seorang nenek yang sudah tua dan harus bekerja juga mencari nafkah. Beratnya tugas nenek Tumilah bertambah karena harus mencari penghasilan tambahan agar bisa mengobati penyakit sang cucu yang tergolong serius dan memerlukan biaya untuk kontrol rutin.

BACA JUGA :
10 Momen apes saat naik motor ini tertangkap kamera, bikin tepuk jidat

Penghasilan sebagai buruh tani yang terkadang bahkan hanya Rp. 5000 sehari rasanya sangat jauh dari kata cukup untuk berobat, bahkan untuk makan saja dirasa masih kurang. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab Wahyu akhirnya harus putus sekolah karena memang tak ada biaya.

Unggahan dari akun Instagram @rumahyatim ini ternyata membuat para warganet merasa kasihan dan terharu dengan kondisi yang dialami oleh nenek Tumilah dan Wahyu. Rasa haru ini ternyata membuat warganet memberikan doa terbaik untuk Wahyu dan nenek Tumilah di kolom komentar.

"'Semangat Nek'. Allohu Masta'an," tulis @wahyu_alsabani.

"Semangat Nek," timpal @galuhkirana.

"Sabar dek wahyu, semangat nenek," tulis akun @4itodu

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags