1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
9 Juni 2020 19:31

Minum milk tea 1 bulan penuh, gadis 18 tahun koma 5 hari

Kadar gula darah Tian Tian 25 kali lebih tinggi daripada orang normal. Syifa Fauziah
foto: SINA & SHAPE

Brilio.net - Saat ini, minuman kekinian memang sedang berkembang pesat. Salah satunya adalah milk tea yang menjadi favorit banyak orang. Milk tea banyak sekali variannya mulai dicampur boba hingga campuran rasa lain.

Menikmati milk tea memang paling enak saat siang hari dalam kondisi cuaca panas. Tapi saat mengonsumsi milk tea juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan karena memiliki efek buruk bagi kesehatan.

BACA JUGA :
8 Tips mudah lakukan yoga sendiri di rumah bagi pemula


Seperti yang dialami oleh remaja berusia 18 bernama Tian Tian yang terpaksa koma selama 5 hari karena terlalu sering mengonsumsi milk tea. Dilansir dari World of Buzz, Selasa (9/6), remaja itu sangat terobsesi dengan milk tea, sehingga dia memesan minuman manis itu setiap hari.

Obsesi tidak sehat ini berlangsung selama satu bulan penuh! Ibu Tian Tian mengatakan dia akan minum dua gelas milk tea setiap hari selama periode itu.

Namun pada 2 Mei, Tian Tian dibawa ke ke Rumah Sakit Ruijin, Shanghai setelah dia ditemukan tidak sadarkan diri. Dia segera dikirim ke Unit Perawatan Intensif Darurat (EICU) ketika tes mengungkapkan bahwa kadar gula darahnya 25 kali lebih tinggi daripada orang normal.

BACA JUGA :
10 Kreasi minuman es teh, segar, & mudah dibuat untuk buka puasa

Laporan mengungkapkan bahwa kehidupan Tian Tian tergantung pada seutas benang dan dia harus bergantung pada ventilator untuk bernapas setelah menderita berbagai komplikasi kesehatan termasuk gula darah tinggi dan kerusakan ginjal.

Belakangan diketahui bahwa dia mengalami gejala-gejala seperti mual, mulut kering, dan poliuria (keinginan untuk sering buang air kecil) selama lebih dari seminggu sebelum dia koma.

Untungnya, Tian Tian berhasil kembali sadar setelah periode lima hari yang meresahkan. Dia berjanji kepada tim EICU di rumah sakit Ruijin bahwa dia tidak akan pernah minum milk tea lagi.

Selain obsesi minuman manisnya, Tian Tian tidak pernah berolahraga dan memiliki berat 125 kg. Bahkan, Direktur tim EICU, Lu mengatakan ini adalah satu dari tiga kasus lain di mana pasien yang sakit kritis mengalami kondisi yang sama dengan Tian Tian. Para pasien sering kelebihan berat badan dan diabetes tanpa menyadarinya.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags