1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
25 November 2020 09:42

Kisah pengantin menangis di depan jenazah ibunya jelang resepsi

Diketahui jika pengantin pria itu tetap menggelar pernikahannya esok harinya. Farika Maula

Brilio.net - Pernikahan pastinya menjadi momen terindah dalam hidup. Pasangan pengantin akan disatukan dengan ikatan cinta yang abadi. Selain itu, momen pernikahan biasanya menjadi ajang berkumpul bersama keluarga, saudara dan teman terdekat. Tak heran jika pernikahan menjadi momen yang tak terlupakan bagi setiap pasangan yang akan naik ke pelaminan.

Namun rupanya harapan terkadang tak sesuai dengan kenyataan. Seperti yang dirasakan oleh pemuda yang merupakan pengantin pria berikut ini. Tengah melaksanakan tradisi adat menjelang menikah, ia harus menghadapi nasib tak terduga.

BACA JUGA :
Kisah anak bekerja demi keluarga & lunasi kredit motor mendiang ayah


Sang ibu meninggal dunia menjelang acara resepsi pernikahannya. Masih menggunakan busana adat lengkap berwarna hijau, pengantin pria ini bersimpuh sambil menangis sesenggukan di samping jenazah sang ibu.

foto: Facebook/ Fitri Yunengsih Basir

BACA JUGA :
7 Peserta cewek Indonesian Idol season 11 ini jadi sorotan, pukau juri

Momen haru itu pun viral di media sosial usai diposting di akun Facebook Fitri Yunengsih Basir pada Selasa (24/11), kemudian diposting ulang oleh berbagai akun media sosial lain. Tak sedikit netizen turut terharu dengan suasana yang dihadapi pria tersebut.

Beredar sebuah video yang menampilkan momen haru seorang pengantin pria yang harus kehilangan sang ibu selama-lamanya ketika menjelang resepsi pernikahannya. Dilansir dari laman Instagram akun @ndorobeii, kejadian itu terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam video berdurasi 36 detik itu tampak sang pria sesenggukan sampai bersimpuh di samping mendiang ibundanya, yang meninggal saat prosesi adat Akkorontigi atau Mappacing.

Prosesi itu adalah sebuah tradisi sakral, rangkaian adat perkawinan suku Bugis yang dihelat malam hari menjelang akad nikah. Seorang ibu akan mengambil sedikit daun paccing atau daun inai. Kemudian dibubuhi pada telapak tangan calon pengantin, sebagai bentuk pemberian restu dari keluarga.

Tradisi Mappacing yang seharusnya dihiasi dengan suka cita ini justru mendadak menjadi suasana penuh haru. Para keluarga yang berkumpul juga tampak tak kuasa menahan tangisannya

Meski malam menjelang acara akad nikah dan resepsi diterpa momen kesedihan, diketahui jika pengantin pria itu tetap menggelar pernikahannya esok harinya. Tanpa kehadiran sang ibunda, acara semakin terasa dipenuhi dengan suasana duka.

View this post on Instagram

A post shared by (@ndorobeii)

Tak sedikit netizen juga turut berduka dan bersedih atas apa yang menimpa pengantin pria tersebut. Beragam komentar pun membanjiri akun Instagram @ndorobeii.

"Ya Allah gak kuat liat video ini.. semoga almarhumah diampuni segala dosanya, dan anaknya diberi ketabahan," tulis @ayushopii.

"Innalillahi waainna ilahi rojiun. Alfatihah buat beliau dan keluarga terutama yang mempelai sabar semoga Husnul khotimah dan di tempatkan di surganya Allah," timpal Nadira Irha.

"Sakit bro rasanya kalau ditinggal ibu secepat itu bro sabar bro stay strong," imbuh @aldi_ynt007.


SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags