1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
3 Oktober 2019 15:02

Kisah bocah SD jualan sayur demi pengobatan adik ini bikin terenyuh

Yihang mengaku tiada yang bisa menolong sang adik selain dirinya. Aliftya Amarilisya
foto: Pear Video via liputan6.com

Brilio.net - Menjadi seorang kakak sejatinya tidaklah mudah. Selain harus memberikan contoh yang baik pada sang adik, seorang kakak juga harus siap sedia menggantikan peran orangtua untuk adik-adiknya. Hal itulah yang kemudian dilakukan oleh Yihang.

Seorang anak berusia 11 tahun yang tinggal di Desa Shitai, Provinsi Henan, Tiongkok ini setiap hari harus bangun pada pukul 5 pagi untuk bersiap menjual sayuran di pasar.

BACA JUGA :
Pesan makanan tak diantar driver ojek online, kisahnya bikin mewek


foto: Pear Video via liputan6.com

Setelah bangun, ia pun pergi ke ladang guna memetik bawang merah dan sayuran lain yang ditanam oleh kakek dan neneknya. Setelah itu, ia pun bersepeda ke pasar pukul 6 pagi. Lalu ketika jam sekolah sudah dekat, ia pun pergi ke sekolah.

BACA JUGA :
Misteri rumah tua menolak digusur, kisahnya mirip film Up

Namun, pekerjaannya tak berhenti sampai di situ. Usai sekolah, bocah kelas 5 SD ini kembali lagi ke pasar untuk menyelesaikan penjualannya hari itu. Hal itu dilakukan Yihang setiap hari guna membantu biaya pengobatan adiknya yang terkena penyakit langka dan telah dirawat sejak 2015.

foto: Pear Video via liputan6.com

Dikutip dari Liputan6, diketahui bahwa Yihang memiliki adik bernama Yan Ce yang berusia 7 tahun. Sang adik itu memiliki penyakit langka, yakni Anemia Aplastik.

Penyakit tersebut berpotensi mengancam jiwa karena sumsum tulang berhenti memproduksi sel darah baru, baik sel darah merah, darah putih, maupun trombosit. Padahal sel darah dan trombosit adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Karena kondisinya itu, Yan Ce pun membutuhkan pendonor sumsum tulang belakang agar dapat memproduksi sel darah dan trombosit. Namun, pencarian donor ini bukannya tanpa kesulitan. Awalnya, pencarian donor dilakukan kepada orangtuanya, namun ternyata tidak ada yang cocok.

Kemudian, dicobalah Yihang untuk menjadi pendonor. Tak disangka, sumsum tulang belakangnya pun cocok dengan sang adik. Dengan rela, ia lalu memberikan sumsum tulang belakangnya untuk saudaranya itu.

"Siapa lagi yang akan menyelamatkannya jika bukan aku? Hanya dengan ini ia bisa pulih dengan cepat," pungkas Yihan.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags