1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
6 Agustus 2019 16:09

Kerap makan manis dan bubble tea, nasib bocah ini berujung tragis

Kebiasaan mengonsumsi makanan manis dan bubble tea yang berlebihan berdampak pada kesehatan. Aliftya Amarilisya

Brilio.net - Minuman dan makanan yang manis selalu menjadi favorit banyak orang, terutama bagi anak-anak. Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang manis juga tidak baik bagi kesehatan mereka. Sebab, sejatinya yang dibutuhkan oleh anak-anak adalah asupan nutrisi yang seimbang, bukan gula yang berlebihan.

Sayangnya, tak sedikit orangtua yang kerap abai dalam menyediakan makanan bernutrisi bagi anak-anaknya. Malahan, tak sedikit dari mereka yang justru membiarkan sang anak mengonsumsi camilan dan minuman yang manis-manis, seperti seorang ayah di Cina.

BACA JUGA :
3 Tips kurangi kebiasaan minum bubble tea buat yang kecanduan


foto: pinterest.com

Akibat dari membiarkan sang putri mengonsumsi banyak makanan penutup yang manis dan bubble tea, pria ini harus merelakan kepergian sang buah hatinya. Sang anak yang baru berusia 8 tahun ini meninggal usai menjalani perawatan intensif selama 30 hari di rumah sakit.

Dilansir brilio.net dari laman Seehua, Selasa (6/8), sang ayah yang berprofesi sebagai koki khusus makanan penutup tersebut memang kerap memberikan camilan manis dan bubble tea pada sang putri. Hal tersebut telah dilakukannya sejak sang anak berusia 2 tahun.

BACA JUGA :
10 Potret handsfree bubble tea challenge ini bikin geleng kepala

foto: orientaldaily.com

Ia tak pernah menyangka jika kebiasaannya tersebut akan berdampak buruk pada sang anak. Hingga pada akhirnya, memasuki bulan Januari lalu, sang anak pun mulai mengeluh kesakitan pada bagian perutnya. Berat badannya pun susut banyak hanya dalam hitungan hari.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh di rumah sakit, dokter pun mendapati bahwa hati dan ginjal sang anak sudah rusak parah. Saking parahnya, dokter pun mendiagnosis bahwa ia menderita kanker ginjal.

foto: news.seehua.com

Kepada ayah gadis tersebut, sang dokter pun berkata bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan yang manis sama sekali tidak baik untuk ginjal, terlebih jika dilakukan setiap hari.

foto: orientaldaily.com

Mendengar penjelasan dari dokter, sang ayah itu pun langsung menangis dan menyesali perbuatannya.

"Itu semua salahku, aku telah menyakiti putriku dan menyebabkan dia jatuh sakit," ucapnya, dikutip brilio.net dari laman World of Buzz.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags