1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
18 November 2022 08:19

Ibu-ibu terobos iring-iringan Presiden Jokowi, begini kronologinya

Ibu-ibu tersebut ingin bersalaman sehingga nekat untuk menerobos barikade pengamanan. Weni Arfiyani
Pramono Anung mengungkap ibu-ibu tersebut enggan melepas tangannya saat bersalaman dengan Jokowi.

Pramono Anung mengungkap ibu-ibu tersebut enggan melepas tangannya saat bersalaman dengan Jokowi. Hal ini menurutnya sebagai bentuk kecintaan yang besar terhadap presiden. Ibu-ibu tersebut juga menurutnya hendak meminta kaos kepada Presiden Jokowi.

"Ketika bersalaman tangannya tidak mau dilepas karena bentuk kecintaannya kepada presiden," katanya.

BACA JUGA :
Nongkrong bareng, ini 9 beda gaya PM Kanada dan PM Inggris


Pramono Anung juga menyampaikan bahwa saat kejadian tersebut terjadi, Jokowi bahkan meminta pasukan pengaman presiden (paspampres) untuk tidak berlebihan menangani wanita tersebut. Karenanya, dengan hati-hati paspampres meminta wanita itu untuk melepas tangan Jokowi yang disalaminya. Tapi karena tak kunjung dilepaskan, terpaksa paspampres pun harus menarik sang ibu.

"Jadi itulah peristiwa yang terjadi di Bali dan kebetulan saya semobil dengan presiden," kisah Pramono Anung.

foto: Instagram/@punapibali;@jokowi

BACA JUGA :
Animasi G20 pukau tamu negara, ternyata pengisi suaranya masih SD

Peristiwa ibu-ibu menerobos iring-iringan presiden terjadi di Jalan Thamrin, Denpasar. Saat itu Jokowi sedang melewati barisan warga yang telah menunggu kedatangannya. Saat peristiwa tersebut terjadi, Jokowi terlihat tengah membuka kaca mobilnya. Hal yang lumrah ia lakukan saat menyapa warga di jalan.

Dari video yang beredar, tampak wanita tersebut sempat menarik tangan Jokowi. Paspampres pun sigap menarik wanita tersebut dan menjauhkannya dari iring-iringan RI 1 tersebut.

Selain itu, menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, tindakan ibu-ibu tersebut dinilai sebagai antusiasme warga atas kedatangan Presiden Joko Widodo ke Bali.

"Itu bentuk antusiasme masyarakat Bali kedatangan Presiden Republik Indonesia. Bapak Jokowi yang terkenal ramah dan baik. Kemudian, beliau (Presiden Jokowi) kan buka kaca, makannya dia mendekat dikasih kaus akhirnya," ungkap Satake seperti dikutip dari Merdeka.

Ia juga menambahkan bahwa ibu-ibu tersebut tidak diamankan, melainkan hanya diberi imbauan. "Tidak diamankan hanya diimbau saja. Jadi walaupun kita punya antusias semangat tinggi, harusnya memang menjaga arus lalu lintas juga. Rawan juga kalau ada apa-apa kan dekat dengan kendaraan," tambahnya.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags