1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
29 Mei 2017 13:01

Bukan sepucuk surat, merpati ini bawa narkotika di punggungnya

Seekor burung merpati yang kedapatan membawa kokain dan ganja. Ismarlina Mokodompit

Brilio.net - Merpati merupakan salah satu jenis burung yang cukup pintar, memiliki daya ingat yang kuat, kemampuan navigasi, dan memiliki naluri alamiah yang dapat kembali ke sarang meskipun sudah pergi dengan jarak yang jauh dan waktu yang lama. Tak heran bila burung merpati sering dimanfaatkan untuk mengantarkan surat atau pesan sejak zaman Romawi. Namun kini merpati juga punya tugas lain selain sebagai pembawa pesan, yakni membawa obat-obatan terlarang.

Baru-baru ini seekor merpati ditangkap oleh pihak bea cukai Kuwait karena diduga membawa obat-obatan terlarang di dalam sebuah kantong berukuran kecil. Ukuran kantong tersebut tidak terlalu besar dan menempel di punggung burung merpati.

BACA JUGA :
8 Kasus pengajuan suntik mati paling menggegerkan dunia


Menurut informasi yang dikutip brilio.net dari viral4real, Senin (29/5), sebanyak 178 pil ditemukan di saku kain yang menempel di punggung burung merpati itu. Burung tersebut tertangkap di dekat gedung pabean di kota Abdali yang berbatasan dengan Irak.

Pihak berwenang mengatakan bahwa pil yang ditemukan adalah bentuk ketamin, obat bius yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit.

BACA JUGA :
Tren memasukkan belut ke anus, alasannya bikin geleng-geleng kepala

Petugas bea cukai Kuwait, Abdullah Fahmi mengatakan bahwa pihaknya sudah tahu bahwa burung merpati itu menjadi 'alat distributor' untuk menyelundupkan obat-obatan terlarang. Tapi ini adalah pertama kalinya mereka menangkap seekor burung yang sedang menjalankan tugasnya.

Sebelumnya, kasus penggunaan burung merpati sebagai 'distributor' sudah pernah ditemukan di negara lain. Banyak oknum yang menggunakan cara ini untuk menyeludupkan narkotika dengan nilai jual yang tinggi.

Pada tahun 2015, penjaga penjara di Kosta Rika dikabarkan menangkap seekor burung merpati yang kedapatan membawa kokain dan ganja di sebuah kantong plastik. Tak hanya di Kosta Rika, pada tahun 2011 polisi di Kolombia juga menemukan praktik yang sama. Seekor burung merpati diketahui menjadi 'distributor' setelah hewan itu tidak kuat terbang melewati dinding penjara karena beratnya beban paket kokain dan ganja yang diikat pada bagian tubuhnya.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags