Brilio.net - Perkara kos-kosan adalah perkara yang penting bagi para perantau. Biaya yang dikeluarkan untuk uang kos saja cukup banyak lho guys. Coba deh tanya orangtua kalian? Jenis kos-kosan dilihat dari sistem pembayarannya ada berbagai macam, mulai dari yang bayar per bulan, per tiga bulan, per semester bahkan ada yang sistem bayar per tahun.

Semua itu tergantung kebijakan dari pemilik kos masing-masing. Nah, sebagai anak kos, kamu lebih pilih kosan yang bisa bulanan atau tahunan guys? Beberapa narasumber yang berhasil brilio.net temui juga memiliki pendapat masing-masing. Ada yang lebih senang kos bulanan dan ada juga yang memilih kos tahunan.

Berikut beberapa pertimbangannya:

Kos bulanan lebih mahal dibanding kos tahunan

"Kos tahunan Mba, jatuhnya lebih irit," tutur Ocy, mahasiswa semester 5 sebuah Universitas swasta di Yogyakarta, Minggu (13/9). Hal senada juga disampaikan oleh Mujia,j uga seorang mahasiswa semester 5. "Selisihnya itu ya lumayan banget, kos bulanan juga kalau dihitung 1 tahun malah lebih mahal," ungkapnya.

Kos tahunan berat di awal, santai di akhir

Kos bulanan memang terasa ringan, misal Rp 300.000/bulan, bandingkan dengan nilai ini Rp 3.000.000/tahunan. Kalau dilihat sekilas sepertinya memang terlihat murah yang kos bulanan, tapi ketika dihitung satu tahun hasilnya adalah Rp Rp 3.600.000.

"Memang awalnya kerasa berat ngeluarin uang Rp 3.000.000 dibanding Rp 300.000, tapi kalau bulanan tiap bulan pasti masih mikir lagi buat bayar,hehe," cerita Kandy (24) yang memilih kos tahunan semasa kuliah.

Selain biaya, kenyamanan juga harus diperhatikan dalam memilih kos

Seperti yang dituturkan Nuri (23) mahasiswa akhir, sebuah universitas negeri di Yogyakarta ini. "Aku lebih pilih bulanan, karena kalau misal enggak betah di kos itu bisa pindah kapan aja."

Kalau kamu, lebih pilih mana antara kos bulanan atau tahunan?