Brilio.net - Masyarakat Indonesia yang lekat dengan ritual kebatinan kerap mengkeramatkan beberapa hari dalam kalender Jawa. Beberapa di antaranya berkembang karena mitos dan anehnya dipercayai turun-temurun lewat ritual tertentu. Tetapi, jangan salah ada juga yang memiliki makna filosofis mendalam. Di beberapa tempat juga dilakukan ritual khusus di hari tersebut. Kamu sebagai generasi muda wajib tahu lho. Ini salah satu kekayaan kebudayaan Indonesia lho.

Ini dia hari-hari yang dikeramatkan di Indonesia dan ritual-ritual yang biasa dilakukan di hari tersebut.

1. Jumat Kliwon

Ini hari-hari yang dikeramatkan di Indonesia, kamu sudah tahu?

picture: wisatawanalam.blogspot.com
Jumat Kliwon dianggap keramat oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Banyak orang percaya bahwa malam Jumat Kliwon juga malam yang angker. Sebenarnya, hari Jumat Kliwon dikeramatkan karena merupakan puncak puasa orang zaman dahulu yang sering puasa 40 hari. Di Yogyakarta, salah satu ritual yang dilakukan pada Jumat Kliwon adalah ritual Labuhan di Pantai Parangkusumo.
 
2. Selasa Kliwon

Ini hari-hari yang dikeramatkan di Indonesia, kamu sudah tahu?

picture: en.wikipedia.org
Selasa Kliwon dianggap keramat oleh sebagian besar masyarakat Jawa. Bahkan, banyak yang percaya mayat orang yang meninggal di malam Selasa Kliwon harus dijaga selama 40 hari agar nggak dicuri sama orang yang sedang mencari ilmu kebatinan. Sama seperti Jumat Kliwon, Selasa Kliwon awalnya dikeramatkan karena sering dijadikan puncak hari terakhir puasa orang-orang zaman dulu.

Di Solo, tepatnya di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, setiap malam Selasa Kliwon diadakan ritual ngisis Wayang Kyai Kanyut. Ngisis, diambil dari bahasa Jawa artinya berjemur mencari angin. Pada ritual ini, wayang yang jumlahnya sekira 400 buah ini dijemur satu per satu di Sasana Andrawina.

3. Jumat Wage

Ini hari-hari yang dikeramatkan di Indonesia, kamu sudah tahu?


picture: lembarantipis.blogspot.com
Jumat Wage dianggap keramat untuk masyarakat di daerah Kemukus, Jawa Tengah. Pada malam Jumat Wage, banyak ritual yang berbau mistis dilakukan masyarakat di daerah ini. Selain itu, neptu Wage juga menjadi keramat untuk masyarakat di sekitar Gunung Kelud di Jawa Timur. Neptu sendiri memiliki arti angka perhitungan hari, hari pasaran, bulan, dan tahun Jawa. Masyarakat sekitar Gunung Kelud ini percaya tentang mitos letusan Gunung Kelud yang selalu terjadi pada neptu Wage.

4. Hari Kajeng Kliwon

Ini hari-hari yang dikeramatkan di Indonesia, kamu sudah tahu?


picture: bali.panduanwisata.id
Hari Kajeng Kliwon dikeramatkan oleh masyarakat Hindu di Bali. Kajeng Kliwon diperingati setiap 15 hari sekali yaitu pada pertemuan Pancawara Kliwon dengan Triwara Kajeng. Kajeng Kliwon diperingati sebagai hari turunnya para butha (raksasa jahat) untuk mencari orang yang tidak melaksanakan dharma agama dan pada hari ini pula para butha muncul menilai manusia yang melaksanakan dharma.

Ritual upacara Kajeng Kliwon yang digelar di Bali merupakan bentuk persembahan yang tulus dan ikhlas kepada Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) beserta manifestasinya. Masyarakat Hindu di Bali percaya, sang dewa akan melindungi segenap manusia dan memberi kesejahteraan bagi yang mengikuti upacara.

Tapi tenang, persembahan suci ini bukan dengan gadis belia seperti di film-film. Persembahan suci ini berbentuk sesajen, ogoh-ogoh, dan warga yang bersemedi.