Brilio.net - Meja pingpong dan meja football selama ini tidak bisa diasosiasikan dengan GE, perusahaan yang selama 124 tahun telah membuat turbin untuk pembangkit listrik dan mesin untuk pesawat. Tapi dua benda itu kini menjadi bagian dari paket Digital Foundry milik GE yang dibuka dekat dengan Beaux-arts Halls di Paris Opera.

“Kamu akan dikelilingi oleh dua desain bangunan sekaligus, lama dan baru,” kata Adrien Rivierre, manajer media di tempat tersebut, seperti dikutip brilio.net dari gereports.co.id, Sabtu (31/12). “Ini adalah tempat yang paling menarik bila kamu ingin bekerja di seputaran kota.”

Software GE gereports.com

foto: gereports.com

GE telah menghubungkan mesin ke Internet of Things dan mengubah perusahaannya menjadi 'perusahaan digital-industri' selama beberapa tahun terakhir. Cara perusahaan tersebut melihat peluang adalah dengan meluncurkan Digital Foundry sebagai tempat di mana para insinyur dan teknisi dapat menciptakan perangkat lunak, di mana itu membuat semua data dapat dikumpulkan dan juga menciptakan ide-ide baru yang bisa menjadi awal terbentuknya startup.

Contohnya adalah salah satu ilmuwan data pada Digital Foundry ini. Ilmuwan itu sedang membangun suatu algoritma yang dapat memilah dan mengelompokkan ribuan gambar dari MRI yang dibuat oleh GE Healthcare, mengurangi teknisi dan waktu yang dihabiskan, sehingga membuatnya lebih efektif dan efisien.

Software GE gereports.com

foto: gereports.com

Sebagian besar aplikasi atau software yang dibuat tersebut akan bekerja pada Predix, platform berbasis cloud GE untuk industri internet. Internet of Things sendiri sudah menghubungkan 13,4 miliar perangkat, dan diharapkan bisa naik menjadi 38,5 miliar pada 2020.

Software GE gereports.com

foto: gereports.com

Tapi tidak semua orang di sini adalah karyawan GE.

“Idenya adalah untuk membawa pelanggan ikut bergabung, baik itu siswa, orang umum, programmer ataupun insinyur GE dan memungkinkan mereka untuk berkolaborasi dan menemukan solusi baru,” ujar Rivierre. “Tak hanya itu, ide-ide terbaik dalam teknologi dan industri pun muncul nantinya. Kadang-kadang untuk berinovasi, kamu membutuhkan banyak hal di luar yang kamu pikirkan,” lanjutnya.

Software GE gereports.com

foto: gereports.com

Stimulasi kreatif memang di mana-mana. Daily Foundry ini menempati dua lantai di gedung Le Centorial di Rue du Quatre Septembre, yang mana gedung ini masih menggunakan jendela kaca yang menjulang dan kubah baja yang dirancang oleh Gustave Eiffel. Bahkan, satu-satunya fokus struktur interior di Digital Foundry adalah untuk mendorong kerja sama tim.

Perancang interior di tempat ini, seorang arsitek Jepang Hidekazu Moritani, merancang berdasarkan visinya mengacu pada struktur sarang lebah.

Ide besar Moritani sendiri adalah bahwa ruang berbentuk heksagonal akan membuat kamu lebih dinamis karena kamu lebih mungkin untuk dapat menyentuh dinding. Dan menariknya, semua dinding sebenarnya adalah papan tulis sehingga siapapun dapat menuliskan ide-ide yang muncul di pikiran mereka ke dinding tersebut.

Software GE gereports.com

foto: gereports.com

“Kesempatan untuk memulai sesuatu dari awal, dan khususnya di GE, sungguh sangat dinanti-nanti,” ungkap Benoit Laurent, seorang programmer yang bekerja di Digital Foundry ini. “Di sini Anda dapat benar-benar merasakan yang namanya motivasi.”