Brilio.net - Bulan Desember bisa jadi bulan yang terspesial bagi pecinta keindahan langit. Bagaimana tidak, paling tidak akan ada beberapa fenomena langit yang nggak boleh kamu lewatin di sepanjang penghujung tahun 2016 ini.

Seperti yang brilio.net lansir dari National Geographic, Minggu (4/12), bakal ada beberapa fenomena langit mulai dari meteor jatuh, hingga final supermoon 2016. Apa aja sih kejadian langit tersebut?

fenomena langit desember © 2016 brilio.net

Yuk siapin binocular kalian dan catat di kalender Desembermu!

1. 4 Desember - Bulan dan Mars.

Loading...

fenomena langit desember © 2016 brilio.netfoto: pics-about-space.com

Di awal Desember, Venus dan Mars bakalan bergantian berpasangan dengan Bulan sabit di kala senja pada tanggal 3 dan 5 Desember 2016. Planet Venus dan Mars bakalan merajai langit senja dan bisa dinikmati sampai beberapa jam setelah Matahari terbenam di sepanjang bulan Desember ini. Nah pada tanggal 4 Desember, tepatnya hari ini, letak bulan akan ada tepat di sebelah kanan planet Mars. Planet merah itu saat ini berada pada jarak 117 juta mil dari Bumi, yang artinya cahaya atau sinyal radio bisa disalurkan hanya dengan waktu 11 menit saja di antara kedua planet.

2. Hujan meteor Geminid.

fenomena langit desember © 2016 brilio.netfoto: nasa.gov

Hujan meteor Geminid merupakan salah satu hujan meteor yang paling ditunggu karena pada puncaknya bisa menghadirkan hingga 120 meteor per jam. Geminid berlangsung dari tanggal 4 hingga 16 Desember dan bisa kalian nikmati setiap malam. Puncak Geminid terjadi tanggal 13 Desember 2016.

3. 13-14 Desember, Supermoon dan Aldebaran.

fenomena langit desember © 2016 brilio.netfoto: nationalgeographic

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa tahun ini kita akan 'dikarunai' untuk melihat supermoon di bulan November dan Desember. Setelah bulan lalu kita melihat 'extra supermoon' yang hanya terjadi 70 tahun sekali.

Walaupun nggak akan sebesar Supermoon 14 November kemarin, Namun supermoon Desember ini juga istimewa karena berada pada puncak kejadian hujan meteor Gemind.

Selain itu saat bulan akan mencapai purnama, ia akan berpasangan dengan Aldebaran atau bintang paling terang dalam rasi Taurus dan salah satu bintang paling terang dalam langit malam.

4. 21-22 Desember, titik balik matahari musim dingin.

fenomena langit desember © 2016 brilio.netfoto: metalsucks.net

Fenomena ini biasanya terjadi di 21-22 Desember setiap tahun. Fenomena ini juga menunjukkan bahwa wilayah bumi bagian selatan akan mengalami siang yang lebih panjang, sebab matahari akan terbenam lebih lambat. Sedangkan di belahan bumi bagian utara, wilayah tersebut akan mengalami siang terpendek dan malam terpanjang.

5. 22 Desember, hujan Meteor Ursid.

fenomena langit desember © 2016 brilio.netfoto: ibtimes.co.uk

Hujan meteor tahunan Ursid selalu mencapai puncak aktivitasnya dekat dengan solstis Desember, sehingga kita harus bergelut dengan awan mendung untuk bisa menikmati peristiwa ini. Hujan meteor ini sebenarnya lebih cocok diamati di wilayah yang berada di lintang utara. Namun di Indonesia, masih ada kesempatan untuk mengamatinya.

6. 23 Desember - Bulan dan Jupiter.

fenomena langit desember © 2016 brilio.netfoto: cosmicpursuits.com

Buat yang suka bangun subuh atau dini hari nih, kamu ada kesempatan buat menyaksikan bulan sabit dengan Jupiter yang hanya berjarak 245.000 mil. Selain itu bakal ada konstelasi bintang paling cemerlang, Virgo yang bakal menghiasi mereka.

Wah, nggak sabar nih buat menyaksikannya sendiri?