Brilio.net - Makan bersama keluarga di restoran tentu kerap dilakukan oleh banyak keluarga. Selain mencari nuansa baru bersantap yang berbeda, tapi juga untuk menambahkan keharmonisan di keluarga tersebut.

Biasanya pun keluarga yang datang ke restoran juga membawa semua anggota keluarganya. Tak hanya orang yang sudah tua, bahkan juga anak-anak kecil, karena sejumlah restoran menyediakan fasilitas untuk anak-anak.

Namun tahukah kamu kalau ternyata ada restoran yang melarang anak-anak untuk masuk? Bahkan di sana juga tertera pengumuman yang ditempelkan langsung di bagian pintu masuk bertuliskan 'NO CHILDREN' yang semua hurufnya sengaja ditulis dalam huruf kapital.

Dilansir brilio.net dari Foxnews, Sabtu (4/11), di restoran Hampton Station Pizza, Tampa, ternyata memang melarang anak-anak untuk berkunjung dan bersantap di restoran. Meski masih menjadi perdebatan karena dianggap melarang Hak Asasi Manusia (HAM) bagi saja yang mau makan di sebuah restoran, namun pemilik restoran, Troy Taylor memiliki alasan mengapa restoran miliknya tak perbolehkan anak kecil berkunjung ke restoran miliknya.

Awalnya, Hampton Station Pizza yang buka sejak 2015 lalu ini adalah tempat makan kekinian yang bisa dinikmati semua anggota keluarga. Namun nyatanya, di lapangan ia melihat bahwa banyak orangtua yang kewalahan dan tidak bisa mengontrol anak-anaknya sendiri ketika sedang bersantap di restoran. Hingga akhirnya Troy merasa ia harus mengambil suatu tindakan tegas.

Loading...

"Seorang anak pernah berada di sebuah situasi yang berbahaya dan ia bisa saja terluka karenanya. Keputusan ini berdasarkan pertimbangan dari sisi keamanan dan pertanggung-jawaban. Setelah terjadinya insiden tersebut, saya berpikir bahwa insiden seperti ini tidak bisa terulang lagi," kata Troy.

Hampton Station Pizza © 2017 brilio.net

Troy menyadari adanya kemungkinan ia akan kehilangan beberapa pelanggan setia dengan menerapkan peraturan 'NO CHILDREN' itu. Namun Troy lebih memilih menghindari risiko terjadinya insiden terhadap anak-anak.

Keputusan Troy memang memunculkan pro dan kontra, di mana sebagian orang menilai bahwa keputusan Troy adalah tindakan diskriminasi. Namun di sisi lain, peraturan pelarangan anak-anak ini juga tidak sedikit mendapatkan dukungan.

Sebab pada dasarnya sebuah keluarga yang mempunyai anggota keluarga yang masih anak-anak masih mempunyai pilihan tempat lain untuk berkumpul.

Wah, kalau menurutmu gimana tuh, guys? Semoga aja di Indonesia nggak ada yang beginian ya.