×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Mangkuk keramik lawas ini dihargai Rp 510 miliar, istimewanya apa?

View Image

0

BRILIO » Wow

Mangkuk keramik lawas ini dihargai Rp 510 miliar, istimewanya apa?

Ini memecahkan rekor lelang dunia.

04 / 10 / 2017

Brilio.net - Sebuah mangkuk berusia 1.000 tahun dari Dinasti Song di China terjual USD 37,7 juta (sekitar Rp 510,4 miliar). Penjualan ini memecahkan rekor lelang porselen China menurut rumah lelang Sotheby’s, Selasa (3/10).

Mangkuk kecil yang berasal dari tahun 960 hingga 1127 itu memecahkan rekor lelang sebelumnya sebesar USD 36,05 juta (sekitar Rp 488,1 miliar) pada 2014 untuk sebuah cangkir anggur Dinasti Ming yang dijual ke konglomerat Shanghai.

Penawaran dimulai dari harga sekitar USD 10,2 juta (sekitar Rp 138,1 miliar) dan proses lelang berlangsung selama 20 menit sebelum pemenangnya datang melalui penawaran telepon. Mangkuk yang semula dirancang untuk mencuci sikat itu adalah contoh porselen China sangat langka dari istana kekaisaran Dinasti Song Utara dan satu dari hanya empat benda itu berada di tangan swasta dikutip AFP.

Penjualan mangkuk berdiameter 13 sentimeter dengan glasir biru yang bercahaya itu memecahkan rekor lelang dunia untuk keramik China. Hasilnya melampaui rekor yang sebelumnya dipegang cangkir porselen kecil berwarna putih dengan dekorasi lukisan berwarna ayam jantan dan betina sedang menjaga anak-anaknya yang dibuat pada masa kekuasaan Kaisar Chenghua antara tahun 1465 dan 1487.

Cangkir itu terjual tahun 2014 ke pengemudi taksi yang kemudian menjadi pemodal Liu Yiqian, salah satu orang terkaya di China.

Loading...





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    20%

  • Ngakak!

    20%

  • Wow!

    20%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    40%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more