Brilio.net - Dewasa ini tak sedikit orangtua yang memberikan ponsel pintar atau gadget kepada anaknya yang masih kecil. Biasanya sih, hal tersebut dilakukan agar sang anak diam dan tidak rewel. Sayangnya, kebiasaan membiarkan anak-anak bermain gadget, terutama tanpa penawasan, dapat memberikan dampak yang kurang baik. Kecanduan adalah salah satunya.

Tak ingin hal tersebut terjadi pada putri kesayangannya, seorang ayah asal Provinsi Hainan, China pun akhirnya mencari cara kreatif untuk mengatasi hal tersebut.

Dilansir brilio.net dari South China Morning Post, Senin (12/8), alih-alih membeli mainan mahal untuk sang anak, dirinya justru berkreasi dengan menggunakan kardus untuk membuat beragam mainan, seperti tetris 3D dan permainan labirin.

mainan diy © 2019 brilio.net

foto: worldofbuzz.com

Loading...

“Saya membuat mainan agar penggunaan ponsel oleh anak-anak berkurang dan mereka dapat merasakan masa kecil yang istimewa. (Kebetulan) saya senang menciptakan berbagai hal sejak masih kecil, bukan hanya mainan," tuturnya seperti yang brilio.net kutip dari World of Buzz.

mainan diy © 2019 brilio.net

foto: worldofbuzz.com

"(Menurut saya), orangtua yang menyukai kegiatan do-it-yourself (DIY), maka mereka akan cenderung mengahabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anaknya. Tak cuma ketika mereka sedang membuat mainan, tapi juga di kegiatan lain di keseharian," tambahnya.

Lebih dari itu, selain menjadi lebih hemat, pria tersebut pun berkata bahwa membuat mainan DIY juga dapat meningkatkan konsentrasinya.

mainan diy © 2019 brilio.net

foto: worldofbuzz.com

Sementara itu, dalam pengakuannya ia menuturkan bahwa diperlukan waktu yang bervariasi untuk membuat mainan-mainan ciptaannya tersebut. Semua bergantung pada tingkat kerumitannya. Ada yang memakan waktu beberapa hari hingga setengah bulan.

Lepas dari itu, atas ulah kreatif dan keuletannya tersebut, kini mainan buatannya itu tak hanya bisa dinikmati oleh sang anak sendiri. Sejak video mainan uniknya mulai beredar di media sosial, lelaki tersebut pun membuka toko online untuk menjual kreasinya itu.