Brilio.net - Media sosial belakangan ini menjadi lahan bisnis yang sangat menggiurkan. Tak sedikit para pengguna media sosial seperti di Instagram mengidamkan akun dengan followers yang banyak dan like yang berlimpah.

Hal itulah yang dicium oleh beberapa oknum sebagai peluang bisnis. Mereka menyediakan jasa like secara masif lewat 'pabrik' like atau yang lazim disebut sebagai clickfarm.

Praktek ini terbongkar ketika sebuah rekaman menunjukkan bagaimana 'pabrik' like palsu tersebut bekerja. Dilansir dari laman Mirror, Rabu (14/6), pabrik itu disinyalir berada di China.

begini cara kerja pabrik like palsu © 2017 mirror.co.uk

Disebutkan lebih dari 10.000 smartphone digunakan untuk memborbardir like atau rating tinggi kepada klien yang berani membayar mereka.

Loading...

Dalam rekaman tersebut tampak smartphone disusun berderet di beberapa rak. Ribuan smartphone itu terlihat bekerja dengan sendirinya menggunakan program yang bekerja secara otomatis.

begini cara kerja pabrik like palsu © 2017 mirror.co.uk

begini cara kerja pabrik like palsu © 2017 mirror.co.uk

Para penyedia jasa like ini dikabarkan banyak terdapat di China dan Rusia dengan klien dari seluruh dunia. Berikut rekaman lengkapnya seperti dikutip dari akun @EnglishRussia1.