Brilio.net - Ancaman krisis sampah plastik sudah berada di depan mata. Lonjakan jumlah penduduk dan semakin banyaknya penggunaan kantong plastik merupakan salah dua faktor penyebabnya. Kondisi tersebut lalu diperparah dengan minimnya kesadaran dan budaya membuang sampah yang tidak pada tempatnya, seperti di selokan atau sungai.

Alhasil, sampah-sampah tersebut kemudian ikut terbawa arus air menuju muara, yakni laut. Karenanya, tak heran jika kita kerap kali melihat adanya sampah yang terdampar di sekitar pantai.

Melihat hal tersebut, Marina DeBris, seniman yang juga aktivis sosial berusaha untuk membangun kesadaran masyarakat akan sampah-sampah yang berakhir di lautan melalui sebuah karya seni. Ia pun merancang beberapa busana dari kumpulan sampah yang ditemukannya di beberapa pantai di Los Angeles, Amerika Serikat dan Sydney, Australia.

Penasaran dengan hasil karya Marina? Yuk, langsung intip rangkuman brilio.net berikut ini, dilansir dari Boredpanda, Jumat (17/8).

1. Kegelisahannya akan banyaknya sampah dilaut pertama kali muncul saat ini berada di sebuah pantai di Venice.

gaun dari sampah © 2018 brilio.net




2. Setiap kali dirinya berlari ke pantai, Marina selalu saja menemukan sampah.

gaun dari sampah © 2018 brilio.net




3. Di awal, ia merasa tidak keberatan untuk memungut sampah-sampah tersebut secara sukarela.

gaun dari sampah © 2018 brilio.net




4. Namun lama kelamaan, ia sadar bahwa pantai tidak akan pernah bersih jika yang ia lakukan hanya memunguti sampah yang ada.

gaun dari sampah © 2018 brilio.net




5. Pada tahun 2009, dirinya pun memiliki ide untuk membuat suatu karya seni dari sampah-sampah yang telah dipungutnya tersebut untuk membangun kesadaran masyarakat.

gaun dari sampah © 2018 brilio.net




6. Tak hanya menunjukkan kreativitas, Marina juga memasukan unsur humor dan ironi dalam setiap karya-karyanya.

gaun dari sampah © 2018 brilio.net




7. Gimana, kreatif dan unik kan karya-karya buatannya?

gaun dari sampah © 2018 brilio.net