Brilio.net - Pantun penutup acara adalah bentuk puisi lama yang digunakan untuk mengakhiri atau menyimpulkan suatu acara secara kreatif dan menyenangkan. Pantun ini seringkali berisi kata-kata penuh rima yang membuat suasana menjadi lebih cair dan meriah. Biasanya, pantun penutup acara digunakan dalam berbagai kesempatan, seperti pernikahan, pertemuan, atau acara budaya.

Pantun penutup acara punya struktur khas dengan empat baris dalam satu bait. Pada setiap barisnya, kata-kata yang dipilih memiliki pola rima yang sama atau serupa. Puisi lama ini biasanya diucapkan secara lisan oleh seorang pembawa acara atau tokoh yang ditunjuk untuk memberikan kata penutup. Isinya dapat mencakup pesan ringan, ucapan terima kasih kepada para hadirin, atau ungkapan harapan untuk kebersamaan yang berkesan.

Pantun penutup acara nggak cuma sekadar kata-kata, tetapi juga merupakan ekspresi seni tradisional yang banyak digemari. Dengan menggunakan pantun, suasana acara dapat menjadi lebih hangat dan menghibur. Pantun penutup acara merupakan cara yang unik dan khas dalam budaya Indonesia untuk mengakhiri suatu peristiwa dengan keceriaan dan kesan yang positif.

Nah, untuk kamu yang sedang mencari banyak referensi pantun penutup acara, simak selengkapnya artikel berikut ini. Dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (31/1), ini dia 150 pantun penutup acara, cocok digunakan untuk presentasi sampai acara reuni.

Pantun penutup untuk presentasi.

<img style=

foto: freepik.com

1. Siang-siang pergi ke kota
Jangan lupa beli alpukat
Demikian presentasi kita
Semoga bisa bermanfaat

2. Menggoreng ikan dicampur bakmi
Digoreng terpisah, jangan sekaligus
Cukup sekian presentasi kami
Moga mendapat nilai yang bagus

3. Hari Senin bersih-bersih
Pasang bendera biar berkibar
Cukup sekian dan terima kasih
Maaf jika presentasinya panjang lebar

4. Jalan-jalan ke Surabaya
Tidak lupa membeli makanan
Demikian presentasi saya
Jika ada yang salah mohon dimaafkan

5. Di toko besi ada kayu tertata
kayu dilem sangat melekat
Beginilah presentasi materi kita
Silakan ambil yang bermanfaat

6. Jalan ke lembah tidaklah rata
Di ujung kali tumbuh melati
Ku mohon maaf segala kata
Presentasi ini moga mengena di hati

7. Anak kecil duduk di papan
Memakai dasi dan juga celana
Puluhan menit berdiri di depan
Moga presentasi kami memberi makna

8. Di Kota Berlin banyak melati
Melati putih buat seremoni
Semua audien yang kami hormati
Terima kasih menyimak presentasi ini

9. Beli kain buat kebaya
Kebaya merah hadiah pacar
Cukup sekian presentasi kami
Moga acara berjalan lancar

10. Mentari senja telah tenggelam
Hujan turun mulai terjatuh
Kami tutup presentasi dengan salam
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

11. Padi habis tinggal jerami
Bakar dulu hingga bersih
Rupanya presentasiku sampai di sini
Cukup sekian terima kasih

12. Petik mangga dapat lima
Cuci dulu supaya bersih
Presentasi saya tidaklah lama
Cukup sekian terima kasih

13. Sungguh gagah raja Malaya
Dari Malaka ke negeri Campa
Sampai di sini presentasi saya
Wassalamualaikum sampai jumpa

14. Di sungai ada buaya
Buayanya lagi makan ikan
Demikian presentasi saya
Semoga pimpinan berkenan

15. Naik kereta ke Surabaya
Jangan lupa membeli sandal
Cukup sekian presentasi saya
Semoga banyak materi yang dihafal

16. Lampu mati tak ada cahaya
Pakai baju keliru celana
Ini hanya presentasi saya
Materi yang banyak ada di luar sana

17. Bapak ke kota bawa bonsai
Jalannya lambat karena ramai
Presentasi saya sudah selesai
Moga suasana tetap damai

18. Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menyikat gigi
Kalau ada umur yang panjang
Bolehkah saya presentasi lagi?

19. Mangga harum namanya kueni
Sayang sedang sakit gigi
Presentasi saya sampai di sini
Besok-besok yuk sambung lagi

20. Tidur nyenyak di atas ranjang
Air mengalir di kolam ikan
Presentasi saya memang panjang
Tapi tetap menyenangkan

21. Tak mau miskin tak ingin kaya
Hidup sederhana jadi kebiasaan
Hanya demikian presentasi saya
Moga dapat menambah wawasan

22. Sungguh enak buah srikaya
Tapi jangan ditambah bluntas
Cukup sekian dari saya
Karena materinya sudah tuntas

23. Untuk apa jadi bujang
Hidup sepi tak bermuara
Ingin hati presentasi panjang
Apa daya masih ada acara

24. Pasangan istri namanya suami
Saling sayang dan kolaboratif
Cukup sekian presentasi kami
Moga mendapat kesan yang positif

25. Pisau diasah buat bertani
Bawa ke ladang naik pedati
Selesai sudah presentasi ini
Semoga bisa memberi arti

Pantun penutup untuk pidato.

<img style=

foto: freepik.com

26. Burung dara cenderawasih
Cari dulu di Papua
Cukup sekian terima kasih
Moga bermanfaat untuk semua

27. Kalau ada sumur di ladang
Boleh saya menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Boleh dong saya pidato lagi

28. Dari Irian banyak cenderawasih
Roti mengembang diberi ragi
Cukup sekian terima kasih
Moga esok berjumpa lagi

29. Jalan-jalan ke Kota Mekah
Ingin sembahyang berlama-lama
Semoga pidato ini membawa berkah
Membawa rahmat untuk bersama

30. Padi habis tinggal jerami
Bakar dulu hingga bersih
Rupanya pidatoku sampai di sini
Cukup sekian terima kasih

31. Pisau diasah di pagi hari
Bawa ke kebun untuk merumput
Berakhir sudah pidatoku ini
Semoga bisa memberi manfaat

32. Bunga harum ya bunga melati
Aromanya semerbak sekali
Pidato saya sampai di sini
Semoga kelak bisa berjumpa lagi

33. Bunga mekar di perbukitan
Sawah luas di pedesaan
Terima kasih untuk perhatian
Mohon maaf untuk kesalahan

34. Mekah sudah, Madinah sudah
Pulang ke kampung urusin empang
Pidato sudah makan sudah
Perut kenyang pikiran lapang

35. Tanah luas tak ada tuannya
Tombak tajam ditancapkan
Atas perhatian dan bantuannya
Terima kasih saya ucapkan

36. Ingin baca mana korannya
Sambal pedas mana kentangnya
Terima kasih atas kehadirannya
Esok ditunggu lagi kedatangannya

37. Dari mana awalnya cinta
Dari mata turun ke hati
Terima kasih atas waktunya
Kehadiran Anda sangat berarti

38. Duduk santai di waktu petang
Taman indah airnya memancar
Kepada hadirin yang datang
moga rezekinya makin lancar

39. Pak Mamat punya burung kenari
Burung dijemur hingga siang
Pembicaraan berakhir sampai di sini
Salah dan janggal mohon maafkan

40. Bayi merangkak di atas tanah
Merangkak hingga ke belakang rumah
Semoga pidato ini jadi berkah
Untuk lentera di alam barzah

41. Pisau menggores menjadi luka
Rasanya sakit amatlah pedih
Cukup sekian dari saya
Saya haturkan terima kasih

42. Ambillah papan bawalah paku
Paku di pukul dengan tembaga
Maafkan salah kata-kataku
Namanya juga manusia biasa

43. Pergi memancing ikan nila
Nila dipancing di hari senja
Salam undur diri dari saya
Untuk teman-teman semuanya

44. Kemumu di dalam semak
Lari terbang mendengar babat
Terima kasih telah menyimak
Semoga bisa memberi manfaat

45. Bukan lebah bukan sigung
Mungkin kancil bukan lutung
Jangan marah jangan tersinggung
Ini pidato bukan manggung

Pantun penutup berbagai acara.

<img style=

foto: freepik.com

46. Siang hari makan kuaci
Makan bareng sama ibu Asih
Cukup sekian acara hari ini
Saya ucapkan banyak terima kasih

47. Adek kecil makan nasi
Bapak-bapak makan sambal tomat
Saya akhiri acara hari ini
Selamat berpisah semoga selamat

48. Ibu Hajah pergi mengaji
Pulang-pulang bawa bingkisan
Saya akhiri acara hari ini
Terimakasih semoga acaranya berkesan

49. Buah nanas buah ceri
Dicampur gula enak sekali
Cukup sekian pertemuan kali ini
Semoga bisa bertemu lagi kemudian hari

50. Makan salak kulitnya dibuang
duduk di teras nonton Avatar
Kalau acara masih kurang panjang
Silakan undang, tapi berbayar

51. Burung merpati berwarna putih
Di atas awan tanpa kuatir
Saya haturkan banyak terima kasih
Pada hadirin yang bersedia hadir

52. Pergi tamasya ke Pucang Laban
Jangan lupa membawa perhiasan
Terima kasih kamu ucapkan
Pada rombongan dan tamu undangan

53. Pergi ke warung membeli ciki
Belinya lebih dari satu
Cukup di sini pertemuan kita kali ini
Sampai berjumpa di lain waktu

54. Jalan-jalan ke Taman Mini
Tiba-tiba bertemu nini-nini
Hei para alumni
Terima kasih sudah datang hari ini

55. Mencari peniti di dalam jerami
Dari malam hingga pagi
Sudah habis waktu kita kali ini
Semoga bisa berjumpa lagi

56. Ibu di dapur menanak nasi
Ayah pergi menanam padi
Saya tutup acara ini
Semoga esok kan bertemu lagi

57. Ke pasar membeli jamu
Tiba-tiba ada yang berteriak
Ingin hati terus bertemu
Namun waktu berkata tidak

58. Kaki terpeleset hingga memar
Jatuhnya di daerah Kemang
Meski reuni ini hanya sebentar
Tapi patut untuk dikenang

59. Pergi tamasya bersama bunda
Tak lupa singgah ke Gunung Merapi
Kami ucapkan sampai jumpa
Terima kasih telah hadir hari ini

60. Sakit demam sejak kemarin
Sampai terasa sakit kepala
Terima kasih para hadirin
Telah berkenan mendengarkan saya

61. Siang hari ke tempat jahit Pak Kodir
Tak lupa membawa peniti
Terima kasih sudah hadir
Semoga ilmunya berkenan di hati

62. Sikat gigi berkumur-kumur
Karena habis minum susu
Semoga panjang umur
Serta sehat selalu

63. Jalan-jalan ke Kota Padang
Sampai waktu pukul delapan
Terima kasih sudah datang
Sampai bertemu di acara tahun depan

64. Duduk terdiam menatap kursi
Bapak bersila menganyam pandan
Cukup sekian pengajian pekan ini
Sampai jumpa minggu di depan

65. Jari telunjuk untuk menunjuk
Cincin kawin di jari manis
Kulihat teman-teman sudah ngantuk
Tenang saja, acaranya sudah habis