Brilio.net - Siapa pun pasti tahu, Jogja merupakan kota budaya dan pelajar. Nilai sejarahnya juga tak bisa dilupakan, termasuk kisah panjang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).

Di kawasan Lanud Adisutjipto lah, taruna dan taruni Akademi Angkatan Udara (AAU) ditempa sedemikian rupa. Masih di kawasan yang sama, museum dirgantara berdiri menjadi tujuan wisata edukasi bagi siapa pun yang ingin tahu dunia penerbangan, khususnya TNI AU.

Dunia penerbangan di Jogja begitu hidup. Ini diprakarsai TNI AU maupun Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan pemerintah setempat. Perhelatan akbar Jogja Air Show (JAS) adalah salah satu wujud gegap gempitanya kedirgantaraan di Jogja. Tahun ini, JAS hadir kembali.

Seperti diketahui, acara tahunan tersebut adalah upaya mengintegrasikan banyak hal. Mulai pengembangan olahraga dirgantara, potensi pariwisata alam Jogja, hingga seni dan budaya.

Rangkaian JAS 2019 telah didahului dengan Festival Layang-layang pada 27-28 Juli lalu. Sepuluh negara telah mendaftar untuk berpartisipasi. Festival Layang-layang ini mengambil tempat di Pantai Parangkusumo, Bantul beberapa waktu lalu.

Loading...

Lantas, atraksi seperti apa yang akan disuguhkan dalam JAS 2019 dua pekan ke depan? Berikut deretan atraksi JAS 2019 pada 17-18 Agustus dan 24-25 Agustus seperti dirangkum dari siaran pers Penerangan dan Perpustakaan (PENTAK) Lanud Adisutjipto yang diterima Brilio.net, Jumat (16/8).

1. Pemandangan alam Gunungkidul dan Bantul yang memukau.

4 Atraksi apik Jogja Air Show 2019, masyarakat bisa joy flight berbagai sumber

Embung Bukit Sriten/foto: backpackology.me

Jogja menyimpan pesona alam yang tak terelakkan. JAS 2019 mengajak pengunjung menikmatinya. Tentu sembari menyaksikan atlet olahraga dirgantara dan penampil lain unjuk gigi.

Deretan spot wisata di Gunungkidul dan Bantul akan menjadi saksi bisu diselenggarakannya JAS 2019. Bukit Sriten, Gunungkidul yang terkenal dengan pemandangan indah dari ketinggian serta embungnya yang menawan, menjadi spot diadakannya deretan air show olahraga dirgantara pada 17-18 Agustus. Giliran pada 24-25 Agustus, deretan pantai di Bantul seperti Depok, Parangkusumo, dan Parangtritis akan diserbu penikmat pertunjukan udara JAS 2019.

4 Atraksi apik Jogja Air Show 2019, masyarakat bisa joy flight berbagai sumber

Pantai Parangtritis/ foto: www.shutterstock.com

Segenap pihak yang terlibat dalam JAS menilai bahwa tak sedikit tempat di Jogja cocok untuk pengembangan olahraga dirgantara. Menurut para atlet pencinta olahraga dirgantara, dalam musim angin saat ini, pantai-pantai tersebut terutama Bukit Sriten menyajikan hembusan angin yang sangat dibutuhkan para atlet untuk melayang. Tak mengherankan jika Bukti Sriten menjadi kunjungan favorit atlet Paralayang. Selain itu, hal ini tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia terutama pada bulan-bulan menjelang musim kemarau seperti sekarang.

“Untuk itu, sesuai dengan program kerja tahun 2019, Federasi Aero Sport Indonesia khususnya dari Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Yogyakarta, Pemda DIY, Pemkab Bantul dan beberapa pihak lain menyelenggarakan kegiatan ini yang memadukan antara kegiatan olahraga dirgantara dengan olahraga umum, sosial, seni dan budaya”, ujar Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggabean, selaku Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) DIY.

2. Atraksi para atlet dan penampil lain yang siap menghibur warga Jogja dan sekitarnya.

4 Atraksi apik Jogja Air Show 2019, masyarakat bisa joy flight berbagai sumber

foto: via Instagram/@jogjaairshow_id

Mulai Sabtu hingga Minggu besok, Sobat Brilio bisa datang ke Bukit Sriten menyaksikan air show. Kamu bisa menonton pesawat trike menarik banner sepanjang 1.250 meter dan ini merupakan upaya pemecahan rekor Indonesia. Selain itu ada pula atraksi atlet paralayang, gantolle, dan paramotor.

Bukit Sriten dipilih lantaran dapat memuat pengunjung lebih banyak daripada di Pantai Parangtritis. Tempat ini baru dibuka dan sempat diujicobakan dengan bidang pendaratan di lapangan Lipar Pilarejo.

Sementara pada acara puncak 24-25 Agustus akan ada static show, aeroshop, dan berbagai jenis kegiatan demo dan lomba. Gantolle dan paralayang akan menyajikan lomba aerotowing gantolle. Microlight memiliki hajat banner flight, dragon banner flight, joy flight, dan static show out door di Pantai Depok.

Atraksi paramotor terdiri dari dari fly pass di Pantai Parangkusumo dan Pantai Glagah, paramotor competition ketepatan mendarat, slalom, fun fly, dan Race to Goal (Parkus-glagah-parkus). Sementara atraksi paralayang terdiri dari joy flight dan lomba ketepatan mendarat.

Belum selesai sampai di situ, ada pula atraksi terjun payung, pentas musik, pentas tari, airman gathering, hingga solo aerobatic oleh seorang pensiunan TNI AU yang hingga saat ini aktif menerbangkan pesawat Pitss Plane.

3. Penampilan aerobatic para instruktur penerbang TNI AU menggunakan pesawat KT-1B Wong Bee.

4 Atraksi apik Jogja Air Show 2019, masyarakat bisa joy flight berbagai sumber

foto: via Instagram/@jupiteraerobaticteam

Seperti tahun-tahun sebelumnya, JAS 2019 akan menampilkan juru terbang terlatih yang bergabung dalam Jupiter Aerobatic Team 'menari' di udara menggunakan pesawat KT-1B Wong Bee. Diketahui, 'duta TNI AU' ini kerap menampilkan atraksi memukau dalam berbagai perhelatan, baik yang bersifat hiburan-edukasi seperti JAS maupun resmi kenegaraan.

Kiprah Jupiter Aerobatic Team juga telah mendunia. Sudah beberapa kali Jupiter Aerobatic Team terlibat dalam acara besar kedirgantaraan di Singapura, Malaysia, hingga Thailand. 

4. Masyarakat bisa merasakan joy flight dan menimba ilmu gratis dari ahlinya.

4 Atraksi apik Jogja Air Show 2019, masyarakat bisa joy flight berbagai sumber

Ilustrasi joy flight/foto: Instagram/@jogjaairshow_id

Para pengunjung JAS 2019 tak hanya bisa menyaksikan semua atraksi, melainkan juga berperan aktif menambah wawasan kedirgantaraan. Disebutkan sebelumnya, pengunjung bisa menikmati joy flight untuk menikmati pemandangan dari udara.

Sementara di darat, akan ada coaching clinic gratis dari peserta aeromodelling tentang bagaimana cara menerbangkan pesawat kepada masyarakat. Tak boleh dilewatkan pula workshop layang-layang.

Nah, Sobat Brilio jangan sampai melewatkan acara setahun sekali ini, ya. Info lebih lanjut, kamu bisa update terus di akun media sosial JAS di sini.