Brilio.net - Televisi (TV) hingga kini masih menjadi media telekomunikasi idola masyarakat. Dilansir brilio.net dari nielsen.com, Selasa (4/12) survei Nielsen Consumer Media View pada tahun 2017 mencatat bahwa penetrasi paling tinggi di Indonesia yakni capai 96%. Disusul dengan media luar ruang (53%), internet (44%), radio (37%), koran (7%), tabloid dan majalah (3%).

Saat ini televisi hadir dengan banyak bentuk dan jenis. Beberapa jenis TV misalnya TV tabung, TV plasma, TV LED, dan TV oled. Bahkan kini bisa juga menonton TV via handphone, laptop, tablet atau komputer pribadi.

Konsep atau cara kerja TV sudah digagas sejak tahun 1878. TV terus dikembangkan, lalu diproduksi beberapa TV untuk fungsi tertentu. Pada saat itu, TV masih digunakan untuk perangkat pembantu di beberapa instansi. Lalu seiring berkembangnya zaman TV mulai dijual secara komersial pada tahun 1920-an.

Sejak beredar luas di masyarakat, TV memiliki banyak fungsi. Salah satunya menyiarkan informasi yang tengah hits di mata dunia. Misalnya pada tahun 1936 pertama kalinya olimpiade Berlin ditayangkan melalui stasiun TV.

TV kemudian mulai menyiarkan berbagai macam konten. Misalnya tayangan hiburan berbentuk serial drama, musik, film dan lain sebagainya. Di bidang komersial TV menjadi media empuk dalam beriklan.

Loading...

Sebaran TV yang paling banyak pada era 1900-an yakni di Amerika Serikat dan beberapa negera Eropa. Pada saat itu, diciptakan berbagai macam jenis TV. Namun rata-rata TV pada masa itu berlayar cembung dan beberapa masih hitam putih. Kendati demikian, desain TV saat itu sangat unik dan khas dengan gaya retro.

Berikut brilio.net merangkum beberapa desain TV era 1900-an dilansir dari weburbanist.com, Selasa (4/12).

1. Massive Luxury Kuba Komet tahun produksi 1957-1962. Bentuknya seperti kapal layar.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

2. TV yang pertama beredar di Rusia tahun 1932. TV ini awalnya muncul sebagai perlengkapan militer.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

3. GE Performance Television era 1978. Termasuk golongan TV berukuran besar di masanya.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

4. Zenith CBS Mechanical Color Wheel produksi tahun 1948. TV hitam putih berukuran mini.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

5. Phillips Discoverer Space Helmet TV tahun 1991. Bentuknya bulat seperti helm luar angkasa.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

6. TV radio era 1935-1950. TV ini dilengkapi tombol 'like' sehingga ada kemungkinan komunikasi dua arah antara pencipta konten dan pemirsa.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

7. TV Semivisor karya desainer Rene Barthelemy dari Prancis. TV ini diproduksi tahun 1928.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

8. TV Marconiphone tahun 1937 dari Inggris. Gambar terpantul dari kaca yang menangkap monitor TV.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

9. TV Sonora Sphinx dari Prancis tahun 1949. Tergolong mini dengan kasen kayu yang melindungi monitor.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

10. TV Phonola Marziano dari Italia tahun 1957. Desainnya stylish dan futuristic.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

11. TV Teleavia Panoramic III tahun produksi 1957. Kombinasi retro dan modern.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

12. 2-Piece Portable TV yang diproduksi tahun 1958. TV ini bisa dipindah di mana-mana.

desain tv 1900-an © weburbanist.com

13. TV The Flying Saucer tahun 1960. Tabung cembung dan bentuknya yang nyaris bulat membuat penampakan TV ini lucu.

desain tv 1900-an © weburbanist.com