×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Demi segera merealisasikan '10 Bali Baru', ini yang dilakukan Kemenpar

View Image

0

BRILIO » Serius

Demi segera merealisasikan '10 Bali Baru', ini yang dilakukan Kemenpar

'10 Bali Baru' merupakan 10 Destinasi Prioritas yang jadi program Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

03 / 04 / 2017

Brilio.net - Saat ini destinasi wisata di Indonesia memang sedang gencar dipromosikan ke mancanegara. Namun, masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang memiliki potensi besar dalam pariwisata tapi daerah tersebut sulit untuk dijangkau karena aksesnya yang sulit.

Melihat hal tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membangun infrastruktur pariwisata.

“Ada banyak yang didukung pembangunan infrastruktur pariwisata. Salah satunya jalan tol,” ungkap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trizaputra Zuna, di sela Rakornas I Pariwisata 2017.

Herry menyebut, tahun 2017 ini, sudah ada enam usulan ruas jalan tol menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Semuanya untuk mendukung pariwisata. Pasuruan-Probolinggo (31 km) dan Probolinggo-Banyuwangi (170 km) diusulkan untuk mendukung tujuan wisata Bromo dan Banyuwangi. Ruas Yogyakarta-Solo (40 km) dan Yogyakarta-Bawen (72 km) akan mendukung tujuan wisata di Yogyakarta, Prambanan, Borobudur, dan Dieng.

Setelah itu, ada ruas tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Prapat -Kuala Tanjung (140 km) yang akan mendukung Danau Toba yang merupakan kawasan yang sedang dipersiapkan menjadi ’10 Bali Baru’. Di Sukabumi, ada Sukabumi-Ciranjang-Padalarang (62 km) untuk mendukung wisata Puncak, Jawa Barat.

Loading...

Nantinya, enam ruas tol tadi akan menggenapi keberadaan dua ruas tol pendukung pariwisata yang sudah masuk ke dalam PSN. Yang pertama, Pandaan-Malang (38 km) untuk mendukung kawasan wisata Kota Batu. Satunya lagi Serang-Panimbang (84 km) yang mendukung Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, destinasi yang juga sudah masuk ke dalam ’10 Bali Baru’.

“Teori Pak Menpar untuk membuat pariwisata sustainable kan 3A (Akses, Atraksi, Amenitas, Red) harus kuat. Jadi kami support infrastrukturnya,” ucap Herry.

Fokus utamanya tentu kepada 10 Destinasi Prioritas atau yang biasa disebut ’10 Bali Baru’. Itu artinya, Yogyakarta-Bawen, Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Prapat-Kuala Tanjung, dan Probolinggo-Banyuwangi, dipercepat realisasinya.

“Proses realisasi ruas tol tersebut berbeda-beda. Ruas tol Pandaan-Malang telah masuk ke tahap konstruksi. Ruas Serang-Panimbang, pemerintah telah menetapkan konsorsium Wijaya Karya sebagai pemenang lelang. Sementara ruas Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Prapat akan dilakukan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) dalam waktu dekat,” lanjutnya.

Menpar Arief Yahya sepakat, rencana jalan tol adalah salah satu kunci utama untuk akses pariwisata. "Ketika akses, amenitas dan atraksinya sudah siap, Kemenpar akan promosikan besar-besaran untuk mendatangkan wisman dan juga wisnus," kata Arief sambil mengucapkan terima kasih pada spirit "Indonesia Incorporated" Kemen PU PR.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    50%

  • Ngakak!

    25%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    25%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more