Brilio.net - Miliarder asal China, Jack Ma menarik ucapannya mengenai aturan kerja 12 jam sehari. Ia sempat mengatakan bahwa pekerja muda harusnya lebih bersyukur jika bekerja lembur hingga 12 jam sehari.

Namun aturan itu menuai banyak respons negatif dari warganet dan sejumlah pekerja. Aturan yang disebut 996 ini disambut buruk oleh industri teknologi secara luas. Pola kerjanya yaitu jam 9 pagi sampai jam 9 malam selama 6 hari.

Akhirnya Jack Ma, mencabut ucapannya. Tak seperti yang dikatakan beberapa waktu yang lalu, dia menjadi cenderung membela karyawan.

Nah, apa saja pernyataan Jack Ma saat menarik aturan kerja 996? Berikut brilio.net lansir dari liputan6.com, Kamis (25/4).

1. Tidak suka memaksa bekerja.
Dikutip dari South China Morning Post, ia mengatakan, "Tidak ada yang suka bekerja di perusahaan yang memaksa bekerja 996. Itu bukan hanya tak manusiawi, itu juga tidak sehat, dan tidak sustainable selama periode panjang."

2. Gaji tidak efektif.
Iming-iming gaji tinggi untuk merayu pegawai dirasa kurang efektif. Jack Ma lebih menginginkan agar membuat pekerjanya nyaman bekerja.

3. Melanggar hukum.
Jack Ma mengaku bahwa pola 996 ini melanggar hukum yang berlaku. Selain itu, cara ini tidak disukai oleh pegawai dan juga keluarga pegawai.

4. Tidak melulu bisnis.
Jack Ma juga mengatakan, 996 yang benar adalah memakai waktu belajar, berpikir, meningkatkan kualitas diri dan tidak semata-mata karena uang.

5. Perusahaan bisa bangkrut.
Jack Ma menambahkan bahwa perusahaan akan mengalami kebangkrutan jika terlalu memforsir pegawai. "Dalam jangka panjang, bahkan jika kamu membayar gaji tinggi, para pegawai akan pergi," ujar Jack Ma.