Brilio.net - Ratna Sarumpaet sering tampil menjadi aktivis Hak Asasi Manusia (HAM). Sebelumnya wanita kelahiran 1948 ini memulai kariernya sebagai seniman di dunia drama dan teater. Setelah menikah ia masuk agama Islam dan dikaruniai empat orang anak, salah satunya adalah aktris terkenal Atiqah Hasiholan. Tetapi pernikahannya harus kandas di tengah jalan, ia kemudian bercerai dengan suaminya.

Ketika isu Marsinah seorang buruh yang ditemukan meninggal karena dugaan penculikan dan penganiayaan muncul, dari situlah Ratna Sarumpaet mulai masuk di dunia politik dan membuat karya-karya di masa Orde Baru dan beberapa diantaranya pernah mendapat larangan dari pemerintah.

Setelah masa Orde Baru berganti, Ratna pernah mendapatkan penghargaan dari beberapapa negara lain, salah satunya media televisi Prancis pernah membuatkan film dokumenter perjalanannya pada masa Orde Baru yang berjudul "The Last Prisioner of Soeharto" yang pernah ditayangkan di Prancis dan Jerman.

Ratna sering tampil mengkritik hingga menentang kebijakan pemerintahan yang dinilainya tidak benar. Sikapnya yang terkenal tegas membuatnya sering menimbulkan kontroversi dan berurusan dengan pihak berwenang, semangat aktivisnya terus berlanjut hingga sekarang.

Berikut beberapa kontroversi yang pernah dibuat Ratna Sarumpaet, yang sudah dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (4/10).

1. Ratna Sarumpaet pernah tidak terima mobilnya diderek petugas.

drama Ratna Sarumpaet © 2018 merdeka.com
foto: merdeka.com

Mobilnya di derek Dinas Perhubungan DKI Jakarta, membuatnya geram karena ia merasa tidak melakukan kesalahan parkir liar. Ratna sempat mengancam akan menelpon Gubernur Jakarta, Anies Baswedan untuk menanyakan Perda yang ada. Aksinya itu sempat viral di media sosial.

Sehubungan dengan hal itu, Gubernur Anies Baswedan memberikan tanggapannya apabila ia tidak menerima telepon dari Ratna kala itu. Di duga staffnya yang menjawab telpon tersebut. Kasus ini berakhir dengan dipulangkannya mobil Ratna Sarumpaet


2. Ratna Sarumpaet adu mulut dengan Mentri Kordinator Maritim, Luhut Pandjaitan.

drama Ratna Sarumpaet © 2018 merdeka.com
foto: merdeka.com

Pangkal masalahnya adalah Ratna yang tidak terima penghentian pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Ratna merasa semua keluarga korban menginginkan tetap melanjutkan pencarian.


3. Ratna Sarumpaet berbohong pernah dianiaya.

drama Ratna Sarumpaet © 2018 merdeka.com
foto: merdeka.com

Berbagai pihak dihebohkan adanya berita Ratna yang dianiaya oleh orang tidak dikenal di Bandung. Wajahnya terlihat penuh dengan lebam. Ternyata semua itu hanyalah kebohongan semata, Ratna Sarumpaet akhirnya mengaku dan meminta maaf secara publik.