Brilio.net - Sulap merupakan salah satu seni pertunjukan yang diminati sebagian besar masyarakat di dunia. Pasalnya, penyajian sulap dapat membuat heran penontonnya dengan trik-trik aneh. Namun, di Indonesia sendiri seni sulap seolah masih 'dibatasi' untuk dipertontonkan secara bebas di televisi. Hal itu diakui Pesulap Demian Aditya melalui akun media sosialnya, dikutip brilio.net, Jumat (2/6).

"Terkadang ngerasa susah ketika gw harus mencintai bangsa yg tidak mencintai gw," curhatnya.

curhat demian tak diapresiasi © 2017 brilio.net

Lebih lanjut, suami Sara Wijayanto ini juga mengungkapkan jika selama ini kurang diapresiasi bahkan dianggap sebagai aksi penipuan. Tak jarang dia mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia.

"Berkarya sepenuh hati,

Loading...

Tapi setiap karya yg gw pertunjukan mayoritas mendapatkan teguran dari KPI (*komisi penyiaran Indonesia). Segala gerak gerik dibatasi dalam pertunjukan yang akan gw persembahkan untuk penonton di Indonesia, seakan2 tidak bisa berkutik lagi untuk gw pekerja seni sulap dalam memperkenalkan seni yg gw cintai sampe mati ini. Era jaman sekarang ini pun gw merasa penonton di Indonesia tercinta ini mayoritas tidak lagi bisa menghargai dan menikmati sulap sebagai hiburan, mereka selalu menganggap sulap itu adalah penipuan... (*fa*-lah!!).

Tapi semua orang pergi ke bioskop dan beli tiket (*bayar) untuk nonton film yg jelas2 isi ceritanya hanyalah rekaan, animasi 3D dan tipuan cinematografi tapi mereka semua bisa terhibur tanpa komplain 'Wah boongan ini ceritanya!!'.... why??" tuturnya dengan nada emosi.

"Kalo begini terus seni sulap di Indonesia bisa hilang sejalannya waktu, apa gw harus biarkan seni ini hilang begitu saja?.... mungkin... toh gak ada yg peduli juga, so why should I care? #EverydayDemian #Sempurna #RIPSulapIndonesia," pungkasnya.

Curhatan panjangnya yang ditulisnya pada (17/5) itu menjadi viral dan menuai reaksi yang beragam dari publik. Bahkan tulisan panjang itu sudah dibagikan lebih dari 10 ribu kali. Tak sedikit juga dari penggemar yang mendukung Demian untuk berkarya di luar negeri.

"Level lo udah ga disini om dem, level lo udah Dunia. Ngapain ngurusin KPI? ga penting!!!... tunjukin lah ke dunia bahwa indonesia punya illusionist yang punya skil internasional. Ga tau knpa gue yakin lo bisa nglakuin ini. Network lo yang sekarang juga udah bisa menjanjikan klo lo emang pasti bisa. Gue yakin Demian idola gue ini dari kecil bisa nglakuin ini," tutur akun Aliel Aryadi.

"Indonesia itu awesome Ada yg ikut acara berbobot sperti america's got talent malah d kritik kalau acaranya sinetron dan talkshow artis dangdut ga bermutu yg cuma pamer tet** tiap jam d tayangkan Malunya jd org indo," ujar akun Elizabètha Bonita

"Baru tahu sulap dkategorikan penipuan sama kpi, tapi yg aneh jelas2 itu seni pertunjukan, knp yg lain kyk rekayasa realty show kyk si uy* k*ya yg isinya drama ga jelas malah dibolein," kritik akun Yulius Yusdianto Hartono.

Diketahui, Demian mulai menggeluti dunia sulap semenjak umur 10 tahun secara otodidak. Pada awal 2007, Demian membintangi acara di stasiun televisi swasta pertamanya berjudul Demian Sang Illusionist yang tayang selama hampir dua tahun. Setelahnya pria kelahiran 19 Juni 1980 itu memandu acara bertajuk House Of Demian.