Brilio.net - Bagi sebagian masyarakat Indonesia, memanggil seseorang yang belum dikenal dengan sebutan ibu, tante, mbak atau kakak itu merupakan hal wajar. Panggilan tersebut juga sekaligus menjadi tanda menghormati untuk mereka yang lebih tua.

Namun hal tersebut sepertinya tidak berlaku bagi selebriti cantik Sophia Latjuba. Seleb berusia 47 tahun tersebut justru merasa terganggu dengan panggilan tersebut apalagi jika dilontarkan oleh seseorang yang tak memiliki hubungan darah dengannya.

Mantan kekasih Ariel Noah tersebut mengaku lebih nyaman jika dipanggil langsung dengan nama depannya yaitu Sophia atau Mrs. Latjuba untuk situasi formal. Pendapatnya tersebut ia utarakan secara langsung melalui unggahannya di Instastories miliknya.

 Sophia Latjuba tak mau dipanggil Tante © 2018 brilio.net

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

foto: Instagram/@lamiscorner-

Ibu Eva Celia tersebut menuliskan pada unggahan pertamanya, bahwa yang boleh memanggilnya dengan sebutan mommy adalah anak-anaknya, ia juga tak mau dipanggil dengan sebutan Bunda. Selain itu, dirinya juga tak mau dipanggil tante oleh orang lain yang tak memiliki hubungan saudara dengannya.

Ia menambahkan bahwa menghargai seseorang bukan dilihat dari bagaimana cara panggilan yang dilontarkan, melainkan dengan perilaku dan sopan santun terhadap orang lain. Sophia juga menambahkan bagaimana cara dia jika bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, mantan rekan duet Alm. Chrisye ini akan menanyakan ke orang tersebut mau dipanggil apa.

Unggahan Sophia Latjuba tersebut mengundang berbagai reaksi dari warganet. Sebagian penghuni dunia maya memberikan kritik terhadap pendapat Sophia mengenai panggilan dirinya karena dianggap tak cocok dengan budaya Indonesia.

"Meskipun kebule2an tapi dia kan tinggal di Indonesia. Jd org sini uda biasa panggil mbak, tante, bu.. itu salah satu bentuk penghormatan terhadap orang lain. Kecuali kalo dipanggil "taek" ato "telek", dan sebutan buruk lainnya, wajar protes. Apa susahnya tinggal menghargai orang lain.." ungkap akun @iaishazulfa seperti dikutip brilio.net, Rabu (7/3).

"Kalo di indonesia kan emang lebih sopan manggil mbak,kakak,tante,ibu,dll ...dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung aja deeeeh...jangan bawa bawa budaya luar," imbuh akun @kimijayanti04

"Kalo orang yg jauh lebih muda mau manggil dia kan gak enak kalo manggil nama, wajib panggil Mrs. latjuba gitu? Or Mrs Muller? Kan doi tinggal di Indo yg lidahnya kebanyakan lebih awam manggil mba daripada Mrs... masa manggil mba jg gak boleh si. Atau manggil nyonya gitu (Mrs artinya nyonya kan? Biar lebih ke Indonesiaan) Tapi kalo nyonya koq jd kayak babu ya yg manggil. Panggilan 'Mba' paling mgkn deh menurut ijk," tulis akun @kristalove7.

Namun tak sedikit pula warganet yang memberikan pembelaan untuk pendapat Sophia Latjuba tersebut.

"MBAK2 KOMENTATOR TOLONG BACA YG PINTAR YHA: “IN MY HUMBLE OPINION UNTUK SAYA”. Untuk saya lho dia bilang. Jadi dia ini bukannya bilang bahwa budaya/adat disini gak bener. Cuma DIA PREFER DIPANGGIL SOPHIA. Heran sih sama yg langsung merasa bahwa dia ga sesuai adat. Mbak mas bu pak nek kek itu emang kata panggilan tp kalo orangnya maunya dipanggil nama yaudah panggil nama aja, atau ga usah manggil sekalian toh juga ga saling kenal ini. Aneh sekali orang2 ini. Kira2 begini: N: “mbak Sophie apa kabar?”, S: “oh please just call me Sophie ”, N: “dih dasar ga tau adat ga tau sopan santun!" pungkas akun @peacekeeper.7178.

(brl/del)