Brilio.net - Artis cantik Dian Sastrowardoyo menjadi idola wanita Indonesia, karena memiliki segudang prestasi. Tentu tak cuma kaum hawa yang bangga, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Perempuan berusia 34 tahun ini juga dikenal peduli terhadap dunia pendidikan dan sosial.

Baru saja, ibu dua anak ini mengunggah sebuah gambar di akun Instagram pribadinya @therealdisastr. Gambar tersebut berisi kutipan tulisan sastrawan kondang Pramoedya Ananta Toer.

"Masih banyak orang orang Indonesia yang diejek dan ditertawakan atas kebodohan kami sendiri. Mau sampai kapan? Ayo kita lawan balik, kita tampar cemooh dengan prestasi dan kemajuan kita. Tunjukkan kepada mereka bahwa anak-anak Indonesia bisa jauh lebih baik daripada mereka kalau saja kita diberikan kesempatan yang sama. 80% letak permasalahan kita: ada pada kemampuan berbahasa asing. Bagaimana kita bisa mengartikulasi pikiran kita dengan baik secara global kalau kita belajar bahasa asing saja enggan. Teman-teman, jangan terburu buru men-judge teman-teman lain yang suka menggunakan bahasa asing dalam bekerja ataupun social media. Perjuangan intelektualitas kita itu bukan hanya sebatas nasional, tetapi tantangan generasi kita itu justru di arena global," tulisnya dikutip brilio.net, Selasa (29/3).

dian ig © 2016 brilio.net

"Tantangannya adalah: bagaimana kita bisa mengartikulasikan buah pikir kita sama tajamnya dengan menggunakan bahasa asing seperti jika kita sedang mengutarakannya dalam bahasa ibu kita sendiri. Kartini jelas mengatasi permasalahan ini dengan baik. Dia sangat artikulatif dalam bahasa Belanda sehingga orang-orang Belanda mengakui kecerdasan anak pribumi ini.

Loading...

Ayo kita pelajari bahasa asing sehingga kita bisa menunjukkan bahwa hasil pikiran kita jauh lebih kritis dan lebih tajam daripada anak anak yg dididik dalam sistem pendidikan dunia pertama. #Kartini #hariKartini #bulanKartini #perjuangankecerdasan," lanjutnya.

Postingan Dian tersebut sontak mendapat berbagai tanggapan dari netizen yang kebanyakan merasa terpacu semangatnya sebagai generasi muda. Mereka tertantang dengan ajakan Dian Sastrowardoyo.

"I totally agree! Di kuliah di sini boleh IPK 4.0 tapi begitu ke luar negeri, your achievements won't matter if you can't speak like an actual local. Be a proud Indonesian, be a global citizen too! Poinnya bukan di "bahasa Indo bahasa Indo only!" Tapi ini uda 21st century, orang Jepang sendiri belajar bahasa lain dan mereka tetap maju karenanya," komentar akun @cherryflorentia.

"Jadi alangkah baiknya mari kita pelajari dan lestarikan budaya kita dan kita lebih menghargai karya anak-anak negeri dibanding karya asing. Karena dengan menghargai produk bangsa sendiri otu akan memicu juga semangat yg lain untuk lebih kreatif," timpal akun @matagarpu.

Nah, kalau menurut kamu gimana Guys?