Brilio.net - Kematian vokalis Linkin Park, Chester Bennington sungguh mengejutkan publik. Chester ditemukan meninggal karena gantung diri di kediamannya di Palos Verdes Estates di Los Angeles County. Dikutip brilio.net dari Digital Spy, pria kelahiran 20 Maret 1976 ini sebelumnya juga pernah mencoba bunuh diri.

Mengenang sosoknya yang fenomenal, ini 7 fakta tentang Chester Bennington yang dirangkum brilio.net dari Uselessdaily, Jumat (21/7).

1. Pernah mengalami bullying dan pelecehan seksual.

fakta chester bennington © 2017 brilio.net

foto: Instagram/@chesterbe

Loading...

Sejak kecil, Chester Bennington pernah mengalami bullying dan pelecehan seksual selama 5 tahun sejak umur 7 tahun. Untuk mengatasi rasa frustasi, Chester Bennington menulis lirik lagu dan mulai berani menceritakan apa yang dialaminya dan pelaku pelecehan seksual kepada ayahnya.

2. Pernah depresi karena perceraian orang tuanya dan kecanduan obat-obatan.

fakta chester bennington © 2017 brilio.net

foto: Instagram/@chesterbe

Ibunya adalah seorang perawat, dan ayahnya adalah detektif di kantor kepolisian Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. Namun, karena perceraian kedua orangtuanya, ia sempat merasa depresi dan kecanduan mengonsumsi obat-obatan. Untungnya ia berhasil melepaskan diri dari kecanduannya.

3. Sejak kecil tertarik dengan bidang musik.

fakta chester bennington © 2017 brilio.net

Pria yang yang mengaku terispirasi dari Depeche Mode dan Stone Temple Pilots ini tertarik dengan bidang musik sejak kecil. Chester mengawali karier musiknya dengan bergabung bersama Sean Dowdell and His Friends sebagai vokalis.

Jeff Blue wakil pimpinan A&R di Zomba Music Los Angeles, menawarkan audisi sebagai vokalis untuk sebuah band bernama Xero yang kemudian dirubah namanya menjadi Linkin Park. Pada 24 Oktober 2000, Linkin Park merilis album pertama mereka bertajuk Hybrid Theory dan Chester Bennington mengisi posisi vokalis di Linkin Park bersama Mike Shinoda.

4. Sempat menulis sebuah surat untuk mendiang Chris Cornell.

Chester Bennington sempat menuliskan sebuah surat pada mendiang sahabatnya Chris Cornell sebelum meninggal dunia. Semasa hidupnya, ia memang berhubungan dekat dengan mendiang vokalis Audioslave dan Soundgarden itu.

Dalam surat yang diunggahnya di akun Twitternya pada 18 Mei itu, Chester mengaku Cornell telah memberinya banyak inspirasi yang bahkan tak disadari Cornell. Dia lantas memuji sahabatnya itu, suara, talenta, sikapnya, semuanya. Sang sahabat telah membantunya untuk memahami berbagai hal dalam hidup.

5. Bersama Linkin Park, kepopulerannya mendunia.

fakta chester bennington © 2017 brilio.net

foto: Billboard

Linkin Park telah merilis album studio seperti Hybrid Theory, Meteora, Minutes to Midnight, A Thousand Suns, Living Things, The Hunting Partydan One More Light, Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Bersama Linkin Park, ia sukses dalam memopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done yang totalnya penjualannya mencapai 50 juta keping CD.

6. Meninggal saat Linkin Park rilis video klip baru.

Beberapa saat setelah perilisan video klip bertajuk "Talking To Myself", kabar kematian Chester menjadi viral. Yup, meninggalnya Chester ternyata bertepatan dengan perilisan video klip terbaru Linkin Park di channel YouTube tepatnya satu jam setelahnya. Dalam video klip yang dirilis pada tanggal 20 Juli itu, masih terlihat sosok Chester dalam lagu tersebut.

7. Meninggal di hari ulang tahun Chris Cornell.

fakta chester bennington © 2017 brilio.net

foto: Mashable

Sosok vokalis Audioslave dan Soundgarden, Chris Cornell yang juga merupakan sahabatnya kembali disebut-sebut dalam pengungkapan penyebab kematiannya. Sebagaimana diketahui Chris Cornel memutuskan untuk bunuh diri pada 17 Mei lalu. Hari meninggalnya Chester ternyata bertepatan dengan tanggal ulang tahun mendiang Chris Cornel yang ke-53.