Brilio.net - Membahas tentang astronomi, tentu yang pertama terlintas dibenak kita adalah pencapaian Neil Armstrong? Lalu jika mendengar nama Yuri Gagarin apakah  orang akan mengenalnya sebagaimana Armstrong?.

Yuri Gagarin, lahir pada tanggal 9 Maret 1934 di Klushino. Semasa kecil Yuri hidup bersama keluarganya di sebuah desa kecil yang terdapat di 100 mil sebelah barat Moskow. Masa-masa pahit sempat dilaluinya saat harus menggali tanah sebagai tempat berlindung dengan keluarganya ketika perang Nazi berkecamuk. Perang usai, akhirnya mereka memutuskan untuk mengungsi ke Gziatsk.

Awal mula hidup di Gziatsk, Yuri sempat menyaksikan pesawat perang mendarat darurat dengan dramatik. Dia melihat bagaimana pilot adalah orang yang memiliki kecerdasan yang luar biasa. Saat itulah dia mulai tekun belajar dan menggeluti ilmu bumi dengan serius.

Dengan penuh kesungguhan, akhirnya Yuri berhasil diterima di sekolah perdagangan (kini dikenal dengan ilmu ekonomi). Namun setelah berjalan beberapa bulan, dia merasa tidak cocok dan akhirnya bergabung dengan sekolah teknik di Saratov.

Berawal dari sekolah di Saratov itulah, dia mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan komunitas penerbangan. Bak gayung bersambut, mimpinya mejadi pilot pun mulai terwujudkan. Penerbangan pertama Yuri pada tahun 1955. Dia menjadi salah satu penerbang terbaik dengan kemampuan mendarat mulus.

Loading...

Tanggal 12 April 1961 menjadi hari bersejarah bagi Yuri dan tentunya bagi dunia. Saat itu membayangkan melakukan penerbangan menembus atmosfer bumi masih dianggap sebagai sesuatu yang mustahil, namun tidak bagi Yuri.

Dia adalah satu-satunya penerbang Rusia yang percaya bahwa luar angkasa memang ada. Dengan mengendarai pesawat buatan Rusia, Vostok 1, Yuri mengorbit bumi di ketinggian 187 3/4 mil (302 kilometer) untuk 180 menit waktu bumi atau pada 18.000 mil per jam waktu ruang angkasa.

Ayah Yuri sehari-harinya bekerja sebagai tukang kayu dan ibunya menjadi pemerah susu. Hidup dari keluarga yang sederhana, siapa sangka anak dari tukang kayu ini pada akhirnya terpilih menjadi manusia pertama yang melihat bahwa bumi memang bulat, sebagian besar terisi air dan gugusan galaksi sangat mengagumkan.

Setelah menjalankan misi luar angkasanya mengelilingi bumi, Yuri pun kembali memasuki atmosfer bumi. Pada ketinggain 700 meter di atas permukaan laut, Yuri memutuskan meninggalkan Vostok 1 dengan meloncat keluar menggunakan parasut demi pertimbangan keamanan. Alhasil Yuri dan pesawatnya mendarat di tempat yang berbeda.

Russianarchives.com menulis bahwa dokumentasi ilmiah hasil perjalan Yuri berupa foto dan rekaman audio sekarang disimpan sebagai dokumen negara.