Brilio.net - Status Facebook dengan akun Abu Muas Tardjono mendadak ngehits. Pemicunya adalah status beserta foto yang ditulisnya: "Di belakang kaca mobil tertulis: Airport (SHIA) - Bandung, PRIMAJASA?.

Status Abu Muas dan sejumlah komentar:

Status SHIA orang ini malah bikin heboh netizen, kenapa?

Lantaran status yang ditulis sensitif, nama SHIA, seperti hendak merujuk Syiah, sontak status Abu kebanjiran komentar. Ironisnya, sebagian besar komentar bernada menyalahkannya:

Isi komentar bernada menyalahkan:

Loading...

Status SHIA orang ini malah bikin heboh netizen, kenapa?

Atas kehebohan tersebut,  Fanspage Indonesian Hoaxes membuat klarifikasi, dengan judul "Disinformasi Tulisan 'SHIA' Kendaraan.

"Dari penelusuran kami, akun tersebut tidak sedang melakukan sindiran (satir atau sarkasme), beberapa bukti screenshot telah kami simpan dalam arsip besar IndonesianHoaxes," begitu pernyataan IndonesianHoaxes.

Lebih rinci, Fanspage IndonesianHoaxes mencoba menjelaskan fakta sebenarnya tentang SHIA.

SHIA adalah Akronim dari Soekarno Hatta International Airport (Bahasa Indonesia: Bandara Internasional Soekarno Hatta). SHIA adalah bandar udara utama yang melayani penerbangan untuk Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini diberi nama sesuai dengan nama Dwitunggal Tokoh Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta, yang sekaligus merupakan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pertama.

Bandara Soetta memiliki kode IATA CGK. Nama populer dalam masyarakat adalah Bandara Cengkareng oleh karena berdekatan dengan wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, meskipun secara geografis berada di kecamatan Benda (Kota Tangerang).

Bandara ini mulai beroperasi pada tahun 1985, menggantikan Bandar Udara Kemayoran (penerbangan domestik) di Jakarta Pusat, dan Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur. Bandar Udara Kemayoran telah ditutup, sementara Bandar Udara Halim Perdanakusuma masih beroperasi, melayani penerbangan charter dan militer. Terminal 2 dibuka pada tahun 1992.

Soekarno-Hatta memiliki luas 18 km², memiliki 2 landasan paralel yang dipisahkan oleh 2 taxiway sepanjang 2,4 km. Terdapat dua bangunan terminal utama: Terminal 1 untuk semua penerbangan domestik kecuali penerbangan yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Terminal 2 melayani semua penerbangan internasional juga domestik oleh Garuda.