Brilio.net - Pengguna smartphone dan aktif menggunakan media sosial pasti tak asing lagi dengan simbol emosi. Ya, simbol emosi menjadi bagian tersendiri dalam penggunaan gadget saat ini.

Misalnya penggunaan titik dua dan huruf D ( :D ) yang menandakan senyum, simbol ini tentu sangat sering kamu gunakan. Namun, tahukah kamu siapa penemu simbol emosi yang sering kamu gunakan setiap harinya?

Scott Elliott Fahlman, ilmuwan Carnegie Mellon University ini menjadi orang pertama yang menemukan simbol emosi pertama di dunia. Lahir 21 Maret 1948, Elliott memang telah menekuni dunia komputer.

ketertarikannya kepada dunia komputer sudah dimilikinya sejak kecil. Kemampuan Elliott memang di atas rata-rata perihal ilmu komputer. Dia dikenal dengan keahlian dalam jaringan semantik, algoritma korelasi kaskade dan beberapa bahasa pemrograman.

Latar belakang Elliott menciptakan simbol emosi sebab awalnya dia berpikir bahwa dibutuhkan sebuah tanda tersendiri untuk menjelaskan tulisan yang mengandung makna serius dan yang bermakna bercandaan atau humor sehingga orang yang saling berinteraksi di majalah dinding yang ada di kampus Universitas Carnegie Mellon lebih baik lagi.

Loading...

Awalnya dia mengusulkan tanda titik dua dan simbol tutup kurung :) untuk menyimbolkan tersenyum atau bahagia, sedangkan untuk emosi sedih Elliott membuatnya dengan titik dua dan buka kurung :( Penggunaan simbol emosi ini pertama kali dituliskan Elliott di surat elektronik yang dikirimkannya tertanggal 19 September 1982.

Berikut ini kutipan email yang dikirim Elliott:

19-Sep-82 Scott E Fahlman :)

From : Scott E Fahlman

I propose that the following character sequence for joke markers:)

Read it sideways. Actually, it is probably more economical to mark things that are NOT jokes, given current trends. For this, use :(

Email yang dikirimkan Elliott tersebut tentunya menjelaskan perihal simbol senyum dan sedih yang dia tawarkan kepada sahabatnya itu.

Penemuan dari Elliott ini terbilang sederhana.

Tapi bisa kamu bayangkan gak kalau Elliott tidak pernah menemukan simbol emosi tersebut?