×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Ranjang ini saksi bisu kebiasaan Ki Hadjar memperlakukan istrinya

View Image

0

BRILIO » News

Ranjang ini saksi bisu kebiasaan Ki Hadjar memperlakukan istrinya

Kamar tidur itu di luar rumah. Jadi ketika larut malam Ki Hadjar tidak perlu mengetuk pintu rumahnya untuk meminta Nyi Hadjar membukakan pintu.

21 / 03 / 2015

Brilio.net - Sosok Ki Hadjar Dewantara sangat lekat dengan dunia pendidikan Indonesia. Dia adalah pejuang pendidikan ejak zaman penjajahan Belanda, serta pendiri Perguruan Tamansiswa sekaligus Menteri Pendidikan pertama Indonesia. Tanggal lahirnya, 2 Mei, kini telah diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Kiprah perjuangan Ki Hadjar Dewantara ini bisa ditelusuri lagi dengan mengunjungi Museum Dewantara Karti Griya di Jalan Tamansiswa Yogyakarta. Museum ini adalah rumah Ki Hadjar Dewantara sejak 1938-1958.

Dari sekian banyak koleksi museum tersebut, yang paling fenomenal dan legendaris adalah tempat tidur Ki Hadjar Dewantara. Di museum ini sejatinya ada 3 tempat tidur, yakni tempat tidur Ki Hadjar, tempat tidur Ki Hadjar bersama Nyi Hadjar, serta tempat tidur putri Ki Hadjar.

Tempat tidur pribadi Ki Hadjar yang paling legendaris terletak di luar pintu utama rumah. Tempat tidur itu masih asli sebagaimana yang digunakan Ki Hadjar dulu. Selimut yang ada di atas kasur juga masih asli. Hanya kelambu dan sepreinya yang tidak asli karena sudah usang. Tapi kelambu dan seprei asli masih disimpan di sana.

Selain tempat tidur, Museum Dewantara Kirti Griya juga masih menyimpan kesin ketik, tongkat untuk berjalan, sisir, jam tangan, dan berbagai barang-barang lainnya. Ada juga baju tahanan yang digunakan Ki Hadjar saat dirinya dipenjara.

Loading...

Agus Purwanto (45), penjaga museum ini mengungkapkan bahwa kamar tidur khusus Ki Hadjar yang ada di luar rumah itu biasa digunakan Ki Hadjar ketika pulang dari dinas. Jadi ketika larut malam Ki Hadjar tidak perlu mengetuk pintu rumahnya untuk meminta Nyi Hadjar membukakan pintu.

"Ki Hadjar juga paling sering mengetik untuk membuat berbagai artikel di meja luar kamar khususnya itu, sehingga kamar tersebut memang sangat bersejarah sekali," terang Agus saat ditemui brilio.net, Sabtu (21/3).





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    100%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more